JCCNetwork.id- Joan Mir mengakui bahwa situasi sulit yang dialami Repsol Honda dalam beberapa musim terakhir telah mempengaruhi keputusan para pembalapnya. Setelah melihat Marc Marquez memilih meninggalkan tim pabrikan Jepang tersebut, Mir merasa tidak punya banyak opsi selain tetap bertahan di Honda.
Dalam beberapa musim terakhir, Repsol Honda mengalami kesulitan signifikan dalam mengembangkan motor mereka, RC213V. Ini berdampak besar pada performa para pembalapnya, termasuk Mir dan Marquez.
Marquez, yang telah bergabung dengan Honda sejak debutnya di MotoGP pada 2013, memutuskan untuk keluar dari tim setelah mengalami serangkaian hasil buruk.
Meskipun masih memiliki satu tahun kontrak, Marquez memilih untuk mengakhiri kerjasamanya dengan Honda karena frustrasi dengan penurunan performa yang terus berlanjut.
Joan Mir, yang sekarang menjadi rekan satu tim Luca Marini di Repsol Honda, merasakan ketidakpastian yang sama. Juara dunia MotoGP 2020 ini menyadari dampak dari kesulitan Honda setelah melihat apa yang dialami Marquez.
Mir menyatakan bahwa ia dan Marquez telah berdiskusi beberapa kali tentang masa sulit yang mereka alami di HRC.
“Ketika dia pergi, meskipun nilainya lebih besar dari saya, dia tidak pergi ke tim pabrikan, tetapi ke Gresini,” ucap Mir, dikutip dari Motosan.
Situasi sulit ini membuat Mir terjebak dalam frustrasi, di mana ia merasa tidak memiliki banyak pilihan untuk melanjutkan kariernya.
“Saya telah berbicara dengan Marquez dalam beberapa kesempatan,” ucap Mir.
“Saya tahu bagaimana perasaannya selama periode sulit terakhir di HRC dan bagaimana keadaannya sekarang,” ujarnya.
“Jadi saya jelas bahwa saya memiliki dua pilihan, pergi ke tempat lain atau setuju untuk tetap berada dalam situasi ini,” imbuhnya.
Sebelum bergabung dengan Honda, Mir menerima banyak tawaran dari tim-tim lain setelah Suzuki memutuskan untuk mundur dari MotoGP. Namun, sekarang situasinya berbeda.
Mir mencatat bahwa meskipun dia merasa terjebak dengan situasi Honda saat ini, dia terus mencari opsi terbaik untuk masa depannya di MotoGP.
“Saat ini saya tidak tahu ke mana saya ingin pergi, saya yakin ketika sata meletakkan semua opsi di atas meja maka lebih jelas,” ucap Mir.
“Saya ingat bahwa sebelum datang ke sini (Honda) saya menerima banyak tawaran, sedangkan sekarang berbeda,” imbuhnya.



