JCCNetwork.id – Pemerintah Republik Islam Iran kembali memperingatkan Israel agar tidak membalas serangan balik untuk melawannya.
Bahkan, pihak Iran mengancam akan mengerahkan kekuatan penuh militernya untuk menyerbu balik Israel.
Diketahui, ketegangan Iran dan Israel belakangan menjadi memanas usai Israel menyerang kompleks kedutaan besarnya di ibu kota Suriah, Damaskus pada awal bulan ini.
Pasalnya, serangan balik ke Israel merupakan respons keras atas tindakan bengis Israel pada 1 April lalu yang menewaskan sejumlah pejabat negaranya.
“Republik Islam Iran tidak akan ragu untuk menggunakan hak membela diri jika diperlukan,” kata Duta Besar Iran dan Wakil Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani dalam keterangannya yang dikutip JCCNetwork.id, Minggu (14/4).
“Jika rezim Israel kembali melakukan agresi militer, respons Iran pasti akan lebih kuat dan tegas,” lanjutnya.
Kemudian, pihak Iran menegaskan bahwa serangan Israel di Suryah melanggar hukum internasional dan menyebabkan kematian pejabat dan penasehat militer Iran dan lainnya.
Meski begitu, pihak militer Israel mengklaim bahwa serangan itu bukanlah bangunan konsulat Iran. Akan tetapi, bangunan pasukan Quds yang menyamar sebagai bangunan sipil.




