DPN LKPHI Desak Mabes Polri Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Dana Sertifikasi Guru Maluku Tengah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Kajian dan Peduli Hukum Indonesia (DPN LKPHI) mendesak Mabes Polri untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi dana sertifikasi guru di Kabupaten Maluku Tengah.

Menurut Direktur Eksekutif DPN LKPHI Ismail Marasabessy, bahwa dugaan korupsi atas dana sertifikat itu mencapai Rp 31 miliar.

- Advertisement -

Oleh sebab itu, pihaknya meminta ketegasan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Maluku untuk mengusut dan mengungkap semua pihak yang terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

“Polda Maluku mesti tegas dalam memproses hukum suatu perkara. Jangan sampai kasus ini menjadi bias,” kata Ismail dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (4/4/2024).

Ismail menyebut, pengungkapan kasus tersebut penting dilakukan untuk menjawab harapan publik terkhususnya para guru di kab Maluku Tengah.

- Advertisement -

Pengungkapan atas kasus ini penting sebab, masyarakat bisa lebih mengetahui kebenaran dari kasus korupsi yang terjadi di lingkup pemerintahan secara transparan dan berkeadilan.

“Pengungkapan kasus menjadi penting, termasuk menyeret semua pihak yang terlibat. Agar menjawab keresahan selama ini,” jelasnya.

Ia menilai, sejak kasus tersebut mencuat serta pemanggilan para saksi, proses hukum terlihat jalan di tempat pasca pembentukan tim audit investigasi yang melibatkan Polda Maluku dan auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku.

“Hingga saat ini, kami melihat proses hukum tampak belum ada perkembangan dari tim audit investigasi yang melibatkan Ahli BPKP Maluku,” tuturnya.

Ia mendorong agar Mabes Polri perlu turun tangan untuk mengevaluasi kendala yang dihadapi penyidik.

Selain Mabes Polri Ia pun berharap dengan ketidakjelasan kasus yang di tangani oleh Polri dalam hal ini Polda Maluku, pihaknya tak segan menyambangi gedung KPK untuk mengadukan masalah ini.

“Evaluasi secara langsung penting untuk perkembangan proses hukum. Karena nilai nya cukup fantastis. Kami juga akan menyambangi gedung merah putih untuk melakukan pengaduan atas kasus tersebut,” tandasnya.

Ismail mengungkapkan, sedikitnya ada 1.760 Guru di Kabupaten Maluku Tengah, harus gigit jari lantaran dana sertifikasi Triwulan III dan IV sebesar Rp31 miliar tidak diperoleh.

Dalam tahap penyeledikan, sejumlah pejabat di lingkup pemerintahan Kabupaten Maluku Tengah telah dimintai keterangan.

Mereka diantaranya adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala BPAKD, serta Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp58.750 per Kg, Masih Jadi Komoditas Termahal

JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan strategis di pasar eceran nasional masih menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS)...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Antusiasme Warga Meledak, 336 Ribu Orang Ikut War Tiket Upacara di Istana
13:12
Video thumbnail
Kursi Gubernur BI Segera Terisi, Nama Pilihan Prabowo Mulai Dibocorkan dari Istana
13:07
Video thumbnail
China Terlibat di Satelit Lampung, BRIN Jaga Data Tetap di Bawah Otoritas Indonesia
09:52
Video thumbnail
KDM Dengarkan Aspirasi Mahasiswi Disabilitas soal Pendidikan Inklusif, Responsnya Bikin Terharu
10:46
Video thumbnail
KDM Dapat Aduan Atlet Popnas-Popda, Bonus Belum Cair Pak: yang Dikorup Bekasi Kemaren
09:15
Video thumbnail
Cerita Mahasiswi Uang Tinggal Rp81 Ribu Berujung Kuliah Gratis 5 Semester dari KDM
09:54
Video thumbnail
Pesan KDM Mau Sukses Harus Siap Lewat Masa Pahit!
09:06
Video thumbnail
Kejar Penurunan Stunting di Daerah 3T, 1.700 Dapur MBG Siap Beroperasi Dikerahkan
08:03
Video thumbnail
Di Hadapan Kapolda, Dedi Mulyadi Buka-bukaan soal LC yang Banyak dari Jawa Barat
08:59
Video thumbnail
China Terlibat dalam Satelit Lampung, BRIN Tegaskan Kendali Data Tetap di Tangan Indonesia
15:14
Video thumbnail
BRIN Singgung Pemanfaatkan Teknologi Nuklir RI Jauh Lebih Luas
10:05
Video thumbnail
Mahasiswa Heran Tentara Turun ke Sawah, Mentan Balik Tanya: Mau Gantikan Tanpa Dibayar?
17:47
Video thumbnail
Reaksi Istana di Tengah Makin Kencangnya Isu Pergantian Kapolri Jenderal Listyo
03:50
Video thumbnail
Baru Sebulan Kerja di BGN, Bigini Kata ZulhaS ke Sudaryono yang Nampak Makin Langsing
08:18
Video thumbnail
Gebrakan KDM Basmi Knalpot Brong, Warga Bakal Dapat Knalpot Standar Gratis
08:24
Video thumbnail
Mentan Amran Dorong Aktivis Kampus Berani Cari Jalan Sendiri Tak Hidup dari Proposal
10:12
Video thumbnail
Begini Balasan Kang Dedi Mulyadi Kepada Penenetang Sayembara Tangkap Begal
12:05
Video thumbnail
Kopdes Merah Putih Ramai Disebut Masih Kosong, Zulhas Buka Suara
09:40
Video thumbnail
Bukan Cuma Sayembara! Strategi Kang Dedi Mulyadi Buat Begal Harus Takut Warga
10:05
Video thumbnail
Hashim Tegaskan MBG Tak Akan Berhenti Tetap Lanjut, Kecuali Prabowo Kalah di Pilpres 2029
09:49

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER