JCCNetwork.id- OpenAI telah mengumumkan bahwa tidak lagi memerlukan akun untuk mengakses ChatGPT, platform AI gratis perusahaan. Keputusan ini bertujuan untuk membuat teknologi AI lebih dapat diakses oleh masyarakat umum.
Sejak peluncurannya pada akhir tahun 2022, ChatGPT telah menjadi salah satu layanan dengan pertumbuhan tercepat di pasar chatbot AI.
“Kami meluncurkan ini secara bertahap, dengan tujuan membuat AI dapat diakses oleh siapa saja yang penasaran dengan kemampuannya,” kata OpenAI dalam sebuah postingan blog.
Meskipun demikian, produk lain dari OpenAI seperti DALL-E 3 masih memerlukan biaya akses dan akun untuk digunakan. Perusahaan ini juga telah menambahkan langganan berbayar untuk mengakses fitur-fitur premium dan model-model AI yang lebih canggih.
Menurut OpenAI, lebih dari 100 juta orang di 185 negara menggunakan ChatGPT setiap minggunya. Meskipun demikian, lalu lintas situs ini sedikit menurun dari puncaknya pada Mei 2023, dengan perkiraan jumlah kunjungan mencapai 1,8 miliar.
OpenAI juga memperkenalkan “perlindungan konten tambahan” untuk meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk pemblokiran perintah dalam kategori yang lebih luas. Namun, detail lebih lanjut tentang kategori-kategori tersebut belum dijelaskan.
Pengguna masih memiliki opsi untuk tidak mengikuti pelatihan model AI, bahkan tanpa akun. Mereka juga dapat mengatur apakah aktivitas ChatGPT mereka dapat digunakan untuk melatih model AI OpenAI.
Meskipun ChatGPT tetap menjadi situs chatbot AI paling banyak dikunjungi, produk OpenAI lainnya seperti Voice Engine dan Sora hanya tersedia untuk sejumlah pengguna dan mitra tertentu. Ini merupakan bagian dari strategi eksklusivitas perusahaan. Demikian disiarkan The Verge dikutip Selasa (2/4/2024).



