JCCNetwork.id – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia memastikan Musyawarah Nasional (Munas) akan digelar pada Desember 2024, sesuai dengan AD/ART partai.
Pernyataan ini disampaikan Doli, sekaligus membantah adanya isu yang menyebut bahwa Munas Golkar akan dipercepat dari Desember ke Oktober 2024. Juga membantah soal isu merubah AD/ART demi membuka pintu bagi Presiden Jokowi.
“Kita solid mendukung Munas dilaksanakan Desember 2024 sesuai AD/ART dan kemudian menuntaskan periode ini sampai akhir,” ujar Doli, Selasa (19/3/2024).
Doli menjelaskan, Munas menempatkan 38 DPD sebagai pemilik suara saha untuk memilih calon ketua umum Golkar.
“Dalam AD/ART hasil Munas 2019, secara harfiah Munas dilaksanakan di bulan Desember. Bulan Desember ini masih lama sekitar sembilan bulan lagi, jadi saya kira tidak perlu ramai-ramai bicara Munas,” ujar dia.
Sebelimnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gokar Aburizal Bakrie, mengatakan Jokowi maupun Gibran bisa saja bergabung menjadi Kader Golkar.
Namun untuk posisi ketua umum belum tentu bisa, karena Partai Golkar memiliki aturan internal partai (AD/ART) yang mengatur syarat jadi ketua umum.
“Kalau mau masuk ya boleh saja kan. Kita bersenang hati, beliau kan tokoh masyarakat dan sebagainya, dan presiden selama 10 tahun. Saya kira wajar kalau kita bersenang hati,” kata Ical sapaan akrabnya, Sabtu (16/3/2024).























