JCCNetwork.id- Kabar gembira menghampiri penyanyi ternama, Syahrini, yang baru-baru ini dikabarkan tengah mengandung. Berita kehamilan tersebut terkuak melalui ucapan selamat dari para sahabat dekatnya di akun Instagram, menambah kebahagiaan dalam perjalanan rumah tangga Syahrini dengan pengusaha sukses, Reino Barack, yang telah berjalan selama lima tahun.
Kehamilan Syahrini menjadi sorotan karena ia telah menanti momen berbahagia tersebut dalam waktu yang cukup lama. Pelantun lagu populer “Kau yang Memilih Aku” ini telah menginjak usia 43 tahun, menambah kesan istimewa atas kehadiran buah hati yang dinanti.
Sementara itu, mengutip dari New York Times, Jumat (15/3/2024), kehamilan di usia tersebut juga menimbulkan perhatian ekstra, mengingat adanya risiko yang perlu diwaspadai.
Menurut Dr. Jane van Dis, MD dari American College of Obstetricians and Gynecologists, kehamilan di usia 40 tahun ke atas termasuk dalam kategori kehamilan usia lanjut.
Bahkan, kemungkinan kehamilan spontan di usia 44 tahun ke atas hampir mendekati nol. Risiko yang perlu diwaspadai antara lain adalah preeklamsia, sebuah kondisi yang dapat timbul seiring bertambahnya usia dan dapat meningkatkan peluang terkena masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
“Seiring bertambahnya usia, peluang Anda untuk mengembangkan beberapa masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung meningkat. Ini adalah salah satu alasan wanita hamil berusia lebih dari 40 tahun berisiko lebih tinggi terkena preeklamsia” ujarnya.
Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Department of Obstetrics and Gynecology of the University of Wuerzburg juga menambahkan bahwa wanita hamil di atas usia 40 tahun berpotensi mengalami penyakit kronis seperti hipertensi, memerlukan pengobatan medis lebih sering, dan memiliki risiko trombosis yang lebih tinggi.
“Penyakit yang dipicu kehamilan seperti diabetes gestasional, preeklamsia, dan hipertensi yang terkait dengan kehamilan terjadi lebih sering pada wanita berusia lebih 40 tahun. Dibandingkan dengan ibu yang lebih muda dari 30 tahun, wanita primipara lebih dari 40 tahun memiliki tingkat operasi caesarean keseluruhan lebih dari empat kali lipat dan tingkat operasi caesarean elektif empat kali lipat lebih tinggi,” tulis laporan itu dikutip dari NML.
Melalui temuan tersebut, peneliti menyarankan agar wanita hamil di atas usia 40 tahun melakukan pengobatan jika memiliki penyakit kronis serta menjalani kontrol medis secara ketat. Pemeriksaan prenatal secara teratur dan gaya hidup sehat selama kehamilan juga menjadi hal yang sangat ditekankan.
“Mereka harus mengikuti pemeriksaan prenatal secara teratur dan harus melakukan gaya hidup sehat selama kehamilan,” saran penelitian tersebut.
Dengan kabar bahagia kehamilan Syahrini, semoga ia dapat menjalani proses kehamilan dengan lancar dan tetap menjaga kesehatan diri serta bayi yang dikandungnya. Dukungan dari keluarga, teman, dan tenaga medis diharapkan dapat menjadi penopang dalam perjalanan kebahagiaan yang dinanti.



