Satgas P3GN Polri Ungkap Lebih dari 21 Ribu Kasus Terkait Narkoba 

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Satuan Tugas Penanggulangan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Polri telah melaporkan penangkapan lebih dari 21 ribu tersangka terkait kasus narkotika dalam kurun waktu dari 21 September 2023 hingga 13 Maret 2024.

Irjen Pol Asep Edi Suheri, Kasatgas P3GN Polri, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 17.710 tersangka sedang dalam proses penyidikan, sementara 3.966 tersangka lainnya tengah menjalani proses rehabilitasi. Ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia.

- Advertisement -

“Kita sudah menangkap 21.676 tersangka di mana ada 17.710 Tersangka dalam proses penyidikan. Dan sebanyak 3.966 tersangka lainnya sedang dalam proses rehabilitasi,” ujar Asep Edi dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (13/3/2024).

Dalam konferensi pers di Markas Besar Polri, Asep Edi juga mengungkapkan bahwa selama periode tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti, termasuk 2,8 ton sabu, 1.030.509 butir ekstasi, dan 1,6 ton ganja. Selain itu, juga diamankan kokain seberat 8,64 kilogram, tembakau gorila seberat 127,2 kilogram, ketamin seberat 24,8 kilogram, dan 4.875.406 butir obat keras.

Brigjen Pol Mukti Juharsa dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menambahkan bahwa hingga saat ini terdapat total 58 tersangka, termasuk 4 tersangka baru yang ditangkap oleh Polda Jawa Tengah. Mukti juga mengungkapkan bahwa jaringan baru yang dibentuk oleh Fredy Pratama dan dikendalikan oleh seorang wanita, yang saat ini sedang dalam proses penyelidikan.

- Advertisement -

“Nambah 4 dari Jawa Tengah totalnya 58,” kata Mukti.

Pihak kepolisian tengah mendalami keterkaitan antara Fredy Pratama dengan gembong narkoba lainnya, Murtala Ilyas, yang sebelumnya ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dengan barang bukti seberat 110 kilogram sabu. Meskipun demikian, Mukti menegaskan bahwa seluruh barang bukti yang berhasil diamankan berasal dari Golden Triangle, tidak ada yang berasal dari Timur Tengah.

“Ini adalah jaringan baru yang dibentuk oleh Fredy Pratama dan dikendalikan langsung oleh Fredy Pratama dengan mengendalikan atas nama L, seorang wanita,” terang Mukti.

“Kita sedang mencari tokoh intelektual yang baru seorang wanita, kita tidak menyebut namanya, yang mengendalikan jaringan baru ini dan merekrut orang-orang baru dan juga sebagian adalah mantan pembalap,” tambahnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Raup Jutaan dari Konten Vulgar, Sepasang Kekasih Ditangkap

JCCNetwork.id-Polisi mengungkap praktik siaran langsung bermuatan pornografi yang dilakukan sepasang kekasih di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Kedua pelaku berinisial AH (25) dan SMO (31) ditangkap...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER