JCCNetwork.id – Pasca insiden penembakan pesawat oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di beberapa wilayah Papua, Satgas Operasi Damai Cartenz telah meningkatkan intensitas pengamanan bandara di sembilan wilayah Papua.
Menurut Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Faizal Ramadhani, kedua aksi penembakan itu diduga terkait dengan peristiwa Pemilu Legislatif 2024 di Papua.
“Dugaan sementara peristiwa penembakan itu berkaitan dengan Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 di Papua,” kata Faizal dalam keterangan tertulis, Minggu (18/2/2024).
Faizal juga menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan TNI untuk mengamankan bandara di sembilan wilayah rawan, antara lain Yahukimo, Mimika, Intan Jaya, Dogiyai, Puncak, Nduga, Mimika, Jayawijaya, dan Jayapura.
“Kami telah melibatkan aparat Keamanan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz-2024 untuk meningkatkan pengamanan dengan menambah perimeter di sekitar bandara yang ada di 9 wilayah daerah operasi,” pungkasnya.
Diketahui dua pesawat sipil menjadi korban penembakan oleh KKB. Aksi pertama dialami oleh Pesawat Asian One Air PK-LTF di Bandara Milawak, Beoga, Puncak, Papua Tengah, pada Jumat (16/2) sekitar pukul 09.52 WIT.
Diduga, aksi penembakan tersebut dilakukan oleh kelompok OTK yang berada di Kampung Ambobra. Ancaman tersebut memicu respons dari aparat keamanan TNI-Polri untuk menghadapi pelaku dengan tindakan hukum.













