JCCNetwork.id- Pilot asal Selandia Baru, Philip Mehrtens, yang telah disandera selama setahun oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, tampak kurus dan tak terurus ketika mengirimkan pesan kepada keluarganya. Meski kondisinya memprihatinkan, Kapten Philip tetap berusaha untuk tetap bersikap positif.
Philip, yang diculik pada Februari 2023 setelah mendaratkan pesawatnya di daerah terpencil Nduga, Papua, mengungkapkan rasa rindunya kepada istri dan putranya melalui sebuah video yang baru saja dirilis. Meskipun disandera oleh Tentara Nasional Pembebasan (TNP) Papua Barat, Philip mengaku diperlakukan dengan baik.
“Saya baik-baik saja. Mereka memperlakukan saya dengan baik. Saya mencoba untuk tetap positif. Saya berharap Anda dan Jacob sehat dan baik-baik saja serta mendapatkan dukungan. Nanti saat kita bertemu lagi, Komandan bilang kita bisa mencoba menelepon melalui WiFi,” demikian pesan Philip.
“Aku sangat mencintai kalian berdua, sangat merindukan kalian berdua, dan berharap dapat segera berbicara dengan kalian,” pungkasnya.
Dalam rekaman video tersebut, Mehrtens terlihat kurus dan rambutnya memanjang, namun ia tetap berusaha tersenyum ketika memperkenalkan diri. Ia menyatakan harapannya agar keluarganya tetap sehat dan mendapatkan dukungan, serta berjanji untuk berbicara dengan mereka segera.
“Jika memungkinkan, bisakah saya dapat membaca e-book seperti Kindle dengan buku berbahasa Inggris sebanyak-banyaknya, itu akan sangat dihargai,” pintanya.



