JCCNetwork.id- Tragedi carok terjadi di Desa Bumianyar, Bangkalan, ketika pertengkaran mulut antara HB dan dua pemotor berujung pada kisah kelam, Jumat (12/1/2024) pukul 18.30 WIB.
Peristiwa memilukan itu dimulai ketika HB, warga setempat, menuju lokasi tahlilan dan terlibat perang mulut dengan dua pemotor. Cekcok berlanjut hingga korban turun dari motor, memukul pelaku, dan bahkan menantang untuk duel.
“Sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku (HB) hendak melakukan tahlilan di Desa Bumianyar dan bertemu dua orang korban dalam insiden carok di pinggir jalan. Pelaku menegur korban namun korban turun dari motor hingga terlibat cekcok dengan pelaku,” ungkap Febri di Mapolres Bangkalan.
Kejadian tragis ini berlanjut ketika HB pulang, di tengah perjalanan bertemu saudaranya, mengambil dua celurit, dan kembali ke tempat kejadian.
“Pelaku sempat pulang ke rumah, di tengah perjalanan bertemu saudaranya. Pelaku di rumah mengambil dua bilah celurit. Ketika kembali di TKP, salah seorang pelaku mengejar korban dan terjadilah carok,” jelas Febri.
Korban berasal dari Desa Larangan dan Banyuanyar, meninggalkan duka mendalam di dua kecamatan Tanjung Bumi.
Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, mengungkapkan detil peristiwa mencekam ini, menyoroti eskalasi dari pertengkaran verbal hingga duel berakibat fatal. Peristiwa ini menyisakan kesedihan bagi masyarakat setempat, khususnya Desa Larangan Timur dan Banyuanyar, yang kehilangan tiga dan satu nyawa, masing-masing.
“Tiga korban meninggal dunia dari Desa Larangan Timur (Kecamatan Tanjung Bumi), satu korban lainnya dari Desa Banyuanyar (Kecamatan Tanjung Bumi,” pungkas Febri.



