JCCNetwork.id – Gelombang kontroversi melanda dunia sepak bola Italia karena Jaksa Olahraga negara itu mengajukan tuntutan larangan bermain selama empat tahun untuk bintang Juventus, Paul Pogba, yang terbukti terlibat dalam pelanggaran aturan doping.
Berdasarkan laporan dari Reuters, proses sidang telah usai, dan Jaksa Olahraga Italia menyerukan hukuman larangan bermain selama empat tahun bagi Paul Pogba, menjadikan kasus ini perbincangan hangat di kancah sepak bola internasional.
Pogba dilarang bermain sejak bulan September setelah Organisasi Anti Doping Italia melakukan tes doping yang mengungkap adanya kelebihan hormon testosteron pada pemain asal Prancis ini.
Kelebihan hormon tersebut terdeteksi ketika Pogba membantu Juventus meraih kemenangan gemilang 3-0 atas Udinese dalam lanjutan Liga Italia pada 20 Agustus lalu.
Keputusan positif terhadap penggunaan doping oleh Pogba kemudian terungkap pada tes sampel kedua yang dilakukan pada bulan Oktober, mengguncang dunia sepak bola Italia.
Sementara itu, Juventus masih bungkam terkait proses hukum yang dihadapi oleh Pogba, meninggalkan banyak pertanyaan terkait masa depan pemain berusia 30 tahun tersebut.
Kembalinya Pogba ke Juventus pada bursa transfer musim 2022-2023 disertai serangkaian cedera yang merugikan. Sejak kepindahannya dari Manchester United, pemain ini hanya mampu tampil sebanyak 12 kali di berbagai kompetisi saat membela Si Nyonya Tua.



