‘Drama Desa Bersatu’ di GBK Jadi Sorotan, Mendagri ke Mana?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ketua Bidang Hukum DPP Partai Hanura, Serfas Serbaya Manek, mengingatkan peran Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, terkait acara Desa Bersatu di Arena Gelora Bung Karno (GBK). Di mana, acara tersebut dihadiri oleh Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Pak Mendagri jangan diam, pak Mendagri harus merespon sensitivitas publik,” kata Serfas mengutip dalam Podcast JCCNetwork, di Passion Cake Bakery & Coffee, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2023).

- Advertisement -

Menurut Serfas, Mendagri harus menjaga tampil untuk menjaga netralitasnya, terutama menjelang Pemilihan Presiden, hal ini penting agar Tito Karnavian tidak terlihat berafiliasi dengan politik tertentu, mengingat publik pasti akan memberikan pengawalan yang sangat ketat terhadap setiap langkah pemerintah.

Apalagi kekhawatiran bahwa kehadiran Gibran dalam acara tersebut bisa diartikan sebagai bentuk dukungan politik. Karena situasi akan berbeda jika semua calon presiden atau wakil presiden hadir, namun kehadiran hanya dari satu kubu bisa dianggap sebagai mobilisasi dukungan.

“Sanksinya bagi kepala desa yang buat acara itu, Mendagri pasti punya istrumen hukum dia bisa mencopot melalui Badan Pengawasan Desa. Ada organnya yang mengatur di desa, kalau misalnya mengarah ke pidana pemilu ya dipidakan saja,” tutup Sefas yang juga praktisi hukum tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Percepat PLTS, Target Kurangi Diesel

JCCNetwork.id- Pemerintah mempercepat pengembangan pembangkit energi terbarukan dengan fokus pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar. Langkah ini diambil setelah dilakukan evaluasi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER