JCCNetwork.id– Manajer Timnas Prancis Didier Deschamps, ikut mengkritik wacana FIFA yang bakal mengadakan Piala Dunia 2030 di dua Benua.
Dikabarkan Spanyol, Portugal, dan Maroko dipilih sebagai tuan rumah utama perhelatan Piala Dunia 2030. Namun ada tiga pertandingan awal yang berlangsung di Benua Amerika Selatan yakni Uruguay, Argentina, dan Paraguay.
Piala Dunia 2030 menjadi peringatan 100 tahun ajang bergengsi seluruh dunia itu. Pergelaran ini pertama kali digelar pada 1930 di Uruguay.
Wacana yang diputuskan FIFA mengundang diprotes oleh beberapa negara melewati pelatih. Salah satunya manajer Timnas Inggris Gareth Southgate menyebut keputusan FIFA ini tidak masuk akal.
Komentar yang sama pun disampaikan
pelatih Timnas Prancis Deschamps. Menurut pelatih legend itu wacana menggelar turnamen di dua benua sudah melanggar etika dan nilai olahraga yang ada dan juga akan ada beberapa tim yang diuntungkan dan dirugikan, sehingga berpeluang cederai sportivitas.
“Terlepas ini adalah tren baru, menggelar turnamen di beberapa negara, ada aspek berbeda ketika tiga pertandingan digelar di Amerika Selatan,” kata Deschamps dilansir dari ESPN.
“Saya tidak tahu negara mana saja yang akan terlihat, itu artinya negara-negara Amerika Latin akan punya keuntungan dan negara-negara lain harus berpindah-pindah.” lanjut dia.
“Saya tidak tahu siapa yang memutuskan itu, tapi jujur saya suka ketika semua tim setara, baik dari sisi olahraga maupun etika. Saya rasa hal tersebut tidak ada.” tandasnya.



