Ibu Berkerudung Hijau Ngamuk, Anak Tak Lulus Ujian SIM C Hingga 13 Kali

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Aksi seorang ibu berkerudung hijau mengamuk ke polisi karena anaknya yang tak kunjung lulus ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) C telah menjadi viral setelah video insiden tersebut beredar melalui pesan WhatsApp (WA).

Dalam video berdurasi 4,57 menit, tampak ibu berkerudung hijau tersebut berteriak protes kepada petugas polisi setelah anaknya kembali gagal dalam ujian praktik pembuatan SIM C, yang merupakan izin mengemudi untuk sepeda motor.

- Advertisement -

Dalam video berdurasi 4,57 menit, tampak ibu berkerudung hijau tersebut berteriak protes kepada petugas polisi setelah anaknya kembali gagal dalam ujian praktik pembuatan SIM C, yang merupakan izin mengemudi untuk sepeda motor.

Mengutip keterangan dalam video, sang ibu mengungkapkan kekesalannya karena anaknya sudah mengikuti ujian praktek SIM C sebanyak 13 kali namun tetap belum juga lulus. Raut wajahnya yang bingung dan kesal mencerminkan betapa putus asanya ia dengan situasi tersebut.

Menariknya, aksi ibu tersebut disampaikan dengan latar belakang Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya telah memerintahkan jajarannya untuk mempermudah proses ujian praktik SIM. Namun, kenyataannya anak sang ibu masih kesulitan dalam mendapatkan SIM C.

- Advertisement -

Insiden ini tentu menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat, dengan banyak yang memberikan dukungan dan simpati pada sang ibu. Namun, ada juga sebagian yang mengkritik aksi tersebut, menganggapnya sebagai bentuk perilaku berlebihan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bapanas Perketat Pengawasan Beras Jateng

JCCNetwork.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperketat pengawasan perdagangan beras di Jawa Tengah untuk menjaga harga, mutu, dan ketersediaan komoditas pangan tersebut.Pengawasan dilakukan melalui...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER