JCCNetwork.id– Dalam upaya pembebasan pilot Susi Air yang ditawan kelompok kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, TNI sama sekali tidak melakukan operasi militer. Hal tersebut disampaikan langsung Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan.
“Upaya pembebasan sandera yang masih ditawan Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB) pimpinan Egianus Kogoya sama sekali tidak ada operasi militer,” kata Izak , Jumat (21/7/2023).
Kata Izak, semua kegiatan operasi berada dibawah kendali Kodam XVII Cenderawasih yang tergabung dalam satuan tugas kewilayahan, baik itu di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) maupun daerah rawan.
“Maksud dari hadirnya prajurit TNI ialah memberikan rasa aman kepada masyarakat juga membantu meningkatkan kesejahteraan melalui program teritorial,” ungkap Izak.
Namun Izak meminta jangan ada lagi kasus penyerangan terhadap aparat keamanan karena bila terjadi maka prajurit tidak akan tinggal diam. Sehingga dapat memakan korban yang tidak bersalah.
Lanjut dia, prajurit bakal bergerak apabila diserang atau ditembaki, walaupun saat ini TNI terus berbenah diri dan lakukan evaluasi agar semakin profesional. Pihaknya juga berharap agar semua masyarakat saling memandu demi menjaga keamanan tanah Cendrawasih.
“Ayo kita bersama-sama jaga keamanan di Tanah Papua agar semua pembangunan dapat dilaksanakan sesuai program,” pungkasnya.



