JCCNetwork.id- Rencana Aksi People Power yang semula dijadwalkan berlangsung di Bundaran Gladag, Solo, Jawa Tengah pada Jumat mendatang (7/7), telah mengalami pergeseran lokasi menjadi di Jalan Kartopuran Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.
Namun penyelenggara aksi yang rencananya dipimpin oleh Mudrick Setiawan Malkan Sangidu tersebut, memicu reaksi dari berbagai pihak. Dalam hal ini, Organisasi Massa (Ormas) Lindu Aji dengan tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pelaksanaan ‘Aksi People Power’ ini.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Lindu Aji, Nanang Setyono, menyebut bahwa Aksi People Power yang digagas oleh Ketua Dewan Pembina Mega-Bintang, itu hanya akan memicu kerusuhan baru. Tidak akan memberikan dampak berarti namun justru membahayakan stabilitas masyarakat.
“Kami dari Lindu Aji dengan tegas menolak rencana People Power dari kelompok Mega-Bintang. Kami yakin hanya akan membuat kegaduhan baru, sementara rakyat ini lagi pusing dihadapkan pada situasi sosial ekonomi yang tidak menentu. Enggak akan ada hasilnya”, ungkap Nanang di Semarang, Rabu (5/7/2023).
Ormas Lindu Aji, mengimbau Mudrick Sangidu dan pengikutnya mempertimbangkan kembali rencana mereka. Lalu menggunakan energi dan waktu untuk aksi tersebut ke hal-hal yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Lindu Aji paham sekali kondisi politik saat ini yang memanas jelang Pemilu dan Pilpres, aksi demo turun ke jalan juga bagian demokrasi, tapi bukan terus untuk menurunkan pemerintahan. Kan, rezim ini juga akan berakhir sebentar lagi,” tandasnya.



