Keistimewaan Idul Adha, Berikut Niat Puasa 2 Hari Sebelum Hari Raya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Sebelum merayakan Idul Adha atau Hari Raya Kurban, ada dua ibadah puasa sunnah yang tentunya sangat dianjurkan bagi setiap umat Muslim.

Keduanya datang dua hari sebelum Hari Raya Kurban itu dilaksanakan. Puasa 2 hari sebelum Idul Adha itu disebut Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.

- Advertisement -

Kedua Puasa ini diyakini memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan seperti halnya diampunkannya dosa oleh Allas SWt. Sebagai manusia, tentunya tidak mau melewatkan puasa sunnah tersebut.

Niat puasa Idul Adha

أُصِلُّ صَوْمَ غَدٍ عَنْ نَوَافِلِ اِلَى اَدَاءِ سُنَّةِ عِيْدِ الْاَضْحَى لِلَّهِ تَعَالَى

“Ushillu sauma ghadin ‘an nawafil ila adaa’i sunnati ‘idil adha lillahi ta’ala.”

- Advertisement -

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari, meninggalkan puasa sunnah, dengan tujuan untuk melaksanakan puasa Sunnah Idul Adha karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Dua Hari Sebelum Idul Adha

1. Niat Puasa 8 Zulhijah (Hari Tarwiyah)
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta’ala.”

2. Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.”

Niat tersebut diucapkan saat sebelum fajar menjelang hari puasa Idul Adha dimulai. Niat puasa ini dilakukan untuk mengikuti ibadah puasa sunnah yang dianjurkan pada hari raya Idul Adha sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim (AS) sebagai ujian kesetiaan kepada Allah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER