Mengapa 2 Juni Jadi National Donut Day untuk Amerika Serikat? Begini Sejarahnya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – National Donut Day atau Hari Donat Nasional adalah hari libur di Amerika Serikat yang dirayakan pada hari Jumat pertama bulan Juni setiap tahunnya. Dan hari ini merupakan momentum spesial untuk Amerika Serikat dalam merayakannya.

Hal itu bermula pada tahun 1938 sebagai cara untuk menghormati Bala Keselamatan “Doughnut Lassies” yang menyajikan donat kepada tentara selama Perang Dunia I.

- Advertisement -

Pada National Donut Day, masyarakat khususnya AS merayakannya dengan menikmati donat dari toko roti favoritnya atau membuatnya sendiri di rumah. Banyak toko donat dan toko roti menawarkan promosi, diskon, atau bahkan donat gratis pada hari ini.

Sudah menjadi tradisi populer bagi orang-orang untuk menikmati berbagai rasa dan gaya donat, mulai dari donat glazed klasik hingga varietas yang lebih kreatif dan unik dengan berbagai topping dan isian.

Selain menjadi hari raya yang menyenangkan dan nikmat, Hari Donat Nasional juga menjadi salah satu cara untuk mengenali dan mengapresiasi sejarah donat serta kontribusi Bala Keselamatan di masa perang. Ini adalah hari bagi pecinta donat untuk berkumpul dan menikmati suguhan kesayangan ini.

- Advertisement -

Sejarah Amerika Serikat dengan National Donut Day

Amerika Serikat menghargai Hari Donat Nasional sebagai cara untuk menghormati dan mengingat sumbangan Salvation Army, atau Tentara Keselamatan, dalam Perang Dunia I.

Pada masa perang tersebut, para sukarelawan perempuan yang dikenal sebagai Doughnut Lassies atau Gadis Donat dari Salvation Army memberikan donat kepada para prajurit Amerika di garis depan dan di belakang medan perang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Real Madrid Krisis Usai Tersingkir, Kursi Pelatih Terancam Berganti

JCCNetwork.id-Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munich di ajang Liga Champions UEFA memicu krisis besar di tubuh klub raksasa Spanyol tersebut. Hasil tersebut membuat Los Blancos...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER