Hedon di Medsos Buat Selvy Mandagni Berurusan dengan KPK

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepala Seksi (Kasi) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Utara (Jakut), Selvy Mandagni, hari ini harus berhadapan dengan KPK. Selvy Mandagni harus memberikan klarifikasi mengenai harta kekayaannya. Kehadirannya menuai perhatian publik. Apalagi bangsa ini, sedang dalam masalah maraknya kasus korupsi yang merugikan negara.

Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding, membenarkan pihaknya memanggil Selvy untuk klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya.

- Advertisement -

“Benar, hari ini (23/5) KPK mengagendakan permintaan klarifikasi LHKPN seorang pejabat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Utara,” kata Maryati, Selasa (23/5/2023).

Saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, yang terletak di Jakarta Selatan, Selvy terlihat mengenakan jaket berwarna merah. Kehadirannya pun mendapat perhatian dari awak media yang tak ingin melewatkan momen penting ini.

Namun, nampaknya Selvy lebih memilih untuk berhati-hati dalam memberikan keterangan kepada para jurnalis yang bertubi-tubi menyerbuinya.

- Advertisement -

Selvy mengakui telah membawa seluruh berkas dan dokumen terkait harta kekayaannya, seperti yang diminta.

“Iya (berkas yang dibawanya),” singkat Selvy kepada awak media.

Tak pelak, kehidupan pribadi Selvy menjadi sorotan tajam setelah diungkapkan oleh akun Twitter @PartaiSocmed. Unggahan di media sosial tersebut menunjukkan bukti reservasi menginap di sebuah hotel mewah, Hotel Indonesia Kempinski, dengan biaya yang mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi ini semakin menambah daftar pertanyaan yang menggelayut di benak masyarakat yang tengah menanti hasil klarifikasi Selvy di KPK.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KBRI Teheran Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan Selama Demonstrasi

JCCNetwork.id-Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan 386 warga negara Indonesia (WNI) di Iran aman meski demonstrasi besar telah berlangsung selama sepuluh hari terakhir. Pelaksana Tugas Direktur...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER