Seni Politik Tingkat Tinggi Jokowi Pecahkan Kristalisasi Pendukung Prabowo

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id– Gegap gempita terkait sinyal dukungan Presiden Jokowi terhadap Prabowo Subianto dalam pemilihan calon presiden 2024 ramai menjadi sorotan. Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, yang juga merupakan putra dari Presiden Jokowi, turut memberikan dukungan kepada Prabowo.

Fenomena ini menimbulkan analisis politik dari berbagai pihak, yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi tidak menghendaki adanya tiga pasangan calon presiden dalam pemilihan nanti, dengan alasan khawatir Anies Baswedan dapat memenangkan pertarungan.

- Advertisement -

Dalam mengkaji semua anggapan ini, Saiful Huda Ems (SHE), seorang lawyer dan analis politik, memberikan pandangannya. Ia menyoroti bahwa pendukung Prabowo Subianto dan Anies Baswedan cenderung merupakan orang-orang yang memiliki pendirian kuat dan sulit dipengaruhi, bahkan sebagian di antaranya tidak memahami sejarah dengan baik.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan oleh Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di masa lalu tidak pernah didengar atau dipahami oleh pendukung mereka. Bagi mereka, Prabowo Subianto atau Anies Baswedan adalah pilihan utama tanpa ruang untuk diskusi lebih lanjut.

Situasi ini menjadi dilema bagi Presiden Jokowi dan keluarganya yang sering kali menjadi sasaran fitnah sebagai keturunan PKI oleh pendukung Prabowo Subianto. Dalam menghadapi hal ini, mereka terpaksa harus terus mendekatkan diri kepada Prabowo Subianto agar dianggap sebagai pendukungnya.

- Advertisement -

Dalam persepsi para pendukung Prabowo Subianto, hal ini membuat mereka bingung dan menduga bahwa Prabowo Subianto akan dikendalikan oleh Jokowi di masa depan.

“Kalau Presiden Jokowi dan keluarganya sudah dianggap sebagai pendukung Prabowo Subianto, maka pendukung Prabowo Subianto akan pusing tujuh keliling,” kata SHE kepada JCCNetwork.id, Minggu (21/5/2023).

Sebagai penjelasan, SHE mencatat bahwa setelah bertarung dalam Pemilihan Presiden 2014 dan 2019, Prabowo dan Sandiaga Uno akhirnya menerima posisi menteri di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Tindakan ini oleh Presiden Jokowi dianggap sebagai strategi politik tingkat tinggi untuk memecah dukungan yang solid bagi Prabowo, sehingga sebagian pendukungnya berpindah atau terbagi mendukung Anies Baswedan.

Dengan peristiwa-peristiwa tersebut, panorama politik menjelang pemilihan calon presiden 2024 semakin menarik untuk disimak. Dukungan yang tampak ambigu dari Presiden Jokowi terhadap Prabowo dan adanya retakan dukungan politik yang terjadi memberikan warna tersendiri dalam persaingan politik di masa depan.

“Seni politik tingkat tinggi Jokowi ini pada akhirnya telah berhasil memecah kristalisasi dukungan untuk Prabowo Subianto, hingga retakan dukungan politik itu sebagian terbagi atau pindah ke Anies Baswedan,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Keracunan Massal, Satu Warga Meninggal

JCCNetwork.id- Satu warga Kampung Terbanggi Mulya, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, meninggal dunia setelah mengalami gejala yang diduga akibat keracunan makanan.Puluhan warga...

Rupiah Melemah ke Rp17.694

Indonesia Amankan Laga Perdana

Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Jakarta

Samba Bersinar, City Menang Telak

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18
Video thumbnail
Di Depan DPR, Eks Pimpinan KPK Beberkan Fenomena Tujuan Para Koruptor
09:50
Video thumbnail
14 Pejabat Kemenkeu Resmi Dilantik Suahasil, Mayoritas Masuk Jajaran Ditjen Pajak
23:55
Video thumbnail
Di Depan Prabowo Kiai Hasan Gontor Tegaskan Tetap Lebih Memilih Pendidikan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Buzzer Bayaran Antek Asing, Sosmed Dibikin Ribut, Rakyat Jangan Gampang Percaya
08:20
Video thumbnail
Bikin Suasana Pecah, Zulhas Candai Cak Imin di Depan Prabowo soal Pilpres
09:27
Video thumbnail
Di Hadapan Presiden Prabowo, KH Hasan Abdullah Sahal Memilih Bicara Apa Adanya
08:14
Video thumbnail
Cerita Mentan Amran Naik Copot Manager Disaat Maba Curhat Sulit Dapat Pupuk
08:08
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08
Video thumbnail
NasDem Usul Ambang Batas 7 Persen #shorts
02:03
Video thumbnail
Para Pemberantas Korupsi Ternyata Korupsi
01:21
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER