‘Perang’ Politik PDIP vs Nasdem, Publik Tunggu MetroTV Ulas Misteri Pilpres 2019

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Muslim Arbi, Direktur Gerakan Perubahan, mengulas soal sengit ‘pertempuran’ antara PDIP dan Nasdem menjelang Pilpres 2024. Perang antara dua partai koalisi pemerintah ini di samakan dengan Perang Bubat antara Pasukan Majapahit dan Pasukan Pajajaran.

Pada Pilpres 2019, PDIP dan Nasdem merupakan kekuatan koalisi yang mendukung Jokowi-Maruf sebagai presiden hingga saat ini. Namun, kini kedua partai koalisi tersebut berpisah jalan dengan masing-masing calon unggulannya.

- Advertisement -

Nasdem bersama Demokrat dan PKS telah mencalonkan Anies sebagai calon presiden mereka, sementara PDIP telah menetapkan Ganjar sebagai calon presidennya. Meski demikian, PDIP dan Nasdem, yang masih menjadi bagian dari koalisi pendukung Jokowi, kini saling berhadapan.

“Seolah-olah sedang terjadi perang, PDIP berhadapan langsung dengan Nasdem. Pertempuran ini dipimpin langsung oleh Jokowi, pemimpin PDIP yang memegang kendali partainya,” kata Muslim dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (21/5/2023).

Seakan menggunakan kejaksaan agung, klaim Mulim, nampaknya ada upaya mencoba ‘menghancurkan’ pertahanan Nasdem melalui kasus BTS-4G. Sekjen Nasdem Jhonny G Plate juga ditahan dengan dugaan korupsi.

- Advertisement -

“Namun, apakah dengan penahanan dan penetapan status tersangka terhadap sekjen Nasdem, yaitu Jhonny G Plate, Surya Paloh akan tinggal diam?,” tanyanya.

Metro TV, lanjut Muslim, yang merupakan senjata Nasdem, mulai mengkritik sejumlah kelemahan petugas PDIP. Mereka mengkritisi proyek IKN. Namun publik juga sedang menantikan kejujuran Metro TV dalam mengungkap sejumlah misteri Pilpres 2019 yang hingga hari ini belum terjawab.

“Di antara misteri-misteri tersebut adalah hasil Pilpres 2019. Apakah benar hasil yang diumumkan oleh KPU bahwa Jokowi-Maruf memenangkan pilpres? Ataukah ada sesuatu yang hilang dari hitungan sebenarnya? Konon, Prabowo-Sandi yang sebenarnya menang. Metro TV pasti memiliki file mengenai hal itu,” tandasnya.

Selain itu, hilangnya Harun Masiku, kader PDIP terkait dengan korupsi, dan kekacauan data KPU dapat diharapkan bisa diulas oleh Metro TV dan media Indonesia.

“Misteri hilangnya Harun Masiku dapat diungkap melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Metro TV,” tutup Muslim.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK OTT Kepala Imigrasi Jakbar

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar dugaan praktik korupsi dalam layanan keimigrasian. Dalam operasi yang berlangsung di Jakarta...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER