Kriminalisasi Mulai Bayangi Nakes, Mahasiswa Desak DPR Stop RUU Kesehatan!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Pasal dalam RUU Kesehatan Omnibus Law, berpeluang kriminalisasi dokter dan tenaga kesehatan (nakes) terus panen penolakan. Kali ini datang dari mahasiswa Fakultas Farmasi Stikes Notokusumo Yogyakarta, Yosep Adameus Seo Talelu.

Ia tegas menolak RUU Kesehatan Omnibus Law, pasalnya peraturan ini membuat gamang, seolah-olah melebarkan jalan kriminalisasi nakes.

- Advertisement -

Untuk itu, pembahasan RUU Kesehatan oleh DPR harus di setop. Jangan gegabah dalam menentukan RUU Kesehatan. Apalagi situasi sekarang, jaminan perlindungan dan kepastian hukum bagi nakes meski terus diperkuat bukan digerogoti.

“RUU Kesehatan peluang ancaman kriminalisasi terhadap dokter dan para tenaga kesehatan,” kata Yosep kepada Jurnalis JCCNetwork.id, di Yogyakarta, Jumat (12/5/2023).

Mahasiswa Farmasi ini menegaskan, RUU Kesehatan Omnibus Law 2023 juga berpeluang besar mematahkan semangat para calon tenaga kesehatan yang sedang di bangku pendidikan.

- Advertisement -

Mengingat sesuai draf RUU Kesehatan Omnibus Law adanya penghapusan OP, Kolegium dan Konsil beserta fungsinya. Padahal itu sangat vital. Yakni untuk memastikan bahwa seorang nakes sudah memiliki kemampuan suai kompetensinya, sehat jasmani dan rohani sebelum melayani pasien.

Jadi sejatinya, profesi apoteker sangat membutuhkan suatu organisasi, guna mengetahui perubahan dan perkembangan berbagai obat pada setiap waktu, seperti penarikan atau panambahan obat baru.

Apalagi profesi Apoteker tidak hanya berada di kota besar namun juga wilayah terpencil. Maka dengan adanya organisasi Ikatan Apoteker Indonesia dapat membantu menyalurkan informasi terbaru terkait dunia di bidang Apoteker.

“Apalagi dunia kesehatan itu identik dengan kesehatan dan penyembuhan seseorang yang belum bisa di pastikan 100% sembuh atau tidaknya,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BGN Peringatkan Publik Soal Hoaks Provokatif MBG

JCCNetwork.id- Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan informasi yang beredar luas di media sosial terkait dugaan pembagian keuntungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER