Gelar Grebek Lumpur, Aspem: Mulai Sekarang Kurangi Sampah dari Awal

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat kembali melaksanakan kerja bakti gerebek lumpur, di RW 06, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Minggu (7/5).

Asisten Pemerintahan (Aspem) Setko Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany dan Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminkesra) Setko Jakarta Pusat Reza Fahlevi didampingi Wakil Camat Tanah Abang, Lurah Kebon Melati serta perangkat terkait meninjau langsung kegiatan kerja bakti ini.

- Advertisement -

Sebelum melaksanakan kerja bakti gerebek lumpur terlebih dahulu dimulai dengan apel petugas gabungan yang terdiri dari Sudin LH, SDA, PPSU, Pertamanan, dan Dishub yang berjumlah 70 personel. Warga RW 06 juga turut ikut serta dalam kerja bakti ini.

Dalam kerja bakti gerebek lumpur ini dilakukan pada tujuh titik di lingkungan RW 06, juga meliputi lokasi-lokasi yang rencananya akan dilombakan dalam Lomba 10 Program Pokok PKK. Salah satunya Taman Hati PKK.

“Dari pagi kita sudah standby dengan jajaran terpadu juga bergabung di sini. Kita melakukan penataan mulai dari depan sampai ke lokasi-lokasi yang rencananya akan dilombakan PKK, meliputi taman hati PKK,” ucap Aspem Setko Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany.

- Advertisement -

Kegiatan kerja bakti gerebek lumpur ini juga dimanfaatkan Pemkot Administrasi Jakarta Pusat sebagai momen untuk mensosialisasikan tindakan preventif agar masyarakat turut meminimalisir sampah. Sehingga, tidak menghasilkan sampah dalam jumlah banyak, yang akan berdampak buruk pada lingkungan.

“Kegiatan kerja bakti gerebek lumpur ini, tidak hanya berpaku pada eksekusinya saja. Tapi juga kepada tindakan preventifnya, karena harapan kita ke depan, masyarakat juga turut serta dalam meminimalisir (jumlah) sampah (yang dihasilkan). Mulai sekarang, apabila tidak perlu dibuang jangan dibuang. Kurangi sampah dari awal, agar tidak lagi menumpuk di jalan. Dan akhirnya membebankan tugas dan berdampak pada lingkungan sekitar,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Penerbangan Terganggu, KAI Perkuat Angkutan Darat

JCCNetwork.id- Gangguan penerbangan yang terjadi akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mendorong masyarakat mencari alternatif transportasi untuk melakukan perjalanan dari Jakarta menuju sejumlah...

KRL Jabodetabek Normal Usai Gempa M5,9

Rupiah ke Rp17.585, IHSG Tertekan

Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Indonesia Lolos Piala Asia U-20

Polisi Usut Dugaan Pemerkosaan

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi

Polisi Usut Dugaan Pemerkosaan

Rupiah ke Rp17.585, IHSG Tertekan

Rupiah Melemah ke Rp17.622

Anak Krakatau Tetap Siaga