JCCNetwork.id- Sebanyak 100 ribu buruh bakal mengepung Istana Kepresidenan dan Gedung Mahkamah Konsitusi, saat perayaan May Day, Senin (1/5/2023) besok. Demikian kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
“Kita harapkan 100 ribu masa akan datang ke Istana dan gedung Mahkamah Konstitusi,” kata Said Iqbal, dikutip Minggu (30/4/2023).
Iqbal menjelaskan pengerahan 100 ribu buruh itu guna menuntut keseriusan pemerintah dalam melaksanakan kedaulatan pangan. Lalu menolak RUU Kesehatan. Terutama rencana pengelola dana BPJS Kesehatan yang akan diserahkan kepada Kemenkes melalui RUU Kesehatan tersebut.
“Harus dikontrol oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan council kedokteran, karena kalau birokrat itu gudangnya korupsi. Kita tahu mental birokrat kita bagaimana, makanya organisasi profesi tidak main-main untuk memberikan izin praktek. Pemerintah tidak usah ikut campur, biar tenaga ahlinya,” tegasnya
Lalu mendesak sahkan RUU PPRT yang sudah 18 tahun belum ada ujungnya. Padahal RUU PPRT tersebut vital untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada pekerja rumah tangga.























