Kronologis Masjid, Mushola, Pos Polisi Dibakar Dalam Semalam di Makassar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Hanya hitungan jam dalam semalam baik masjid, mushola hingga Pos Polisi dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK). Berikut kronologis peristiwa yang terjadi saat bulan suci Ramdhan tersebut.

Pada hari Kamis, 13 April 2023 sekitar pukul 20:00 wita, datang pengendara motor berboncengan, tanpa sebab merusak kaca spion mobil Dalmas yang sedang terpakir setelah itu melarikan diri.

- Advertisement -

Lalu sekitar pukul 23.30 wita diduga kelompok yang sama kembali memecahkan kaca Pos Lantas di pertigaan Jl. Alaudin Kota Makassar.

Tak hanya itu mereka juga melakukan pengrusakan dengan cara melemparkan batu ke Masjid Berbudi Presisi Polrestabes Makassar. Perbuatan itu menyebakan mulai dari kaca pintu hingga jedela masjid  pecah berserahkan.

Lalu merusak sebuah Mushola di Pos Lantas Jalan Sudirman dengan cara melemparinya dengan batu.

- Advertisement -

Lalu datang lagi sekitar 50 orang melakukan pengrusakan 2 unit mobil Patwal Lantas Polrestabes Kota makassar yang terparkir di emperan jalan.

Pada hari Jumat tanggal 14 April 2023 sekitar pukul 00.00 wita bertempat di Jl. Ujung Pandang No. 12 Makassar (Mako Polres Pelabuhan) terjadi lagi penyerangan diduga oleh kelompok yang sama menggunakan batu dan bom molotov.

Sekitar pukul 00.30 wita ada lagi sekelompok orang tidak dikenal berjumlah sebanyak 50 orang merusaki satu unit mobil tahanan Polres Pelabuhan Makassar.

Sekitar pukul 01.50 wita diduga masih kelompok yang sama kembali melakukan pengrusakan. Yakni membakar Pos lantas Perrigaan Jl. Sultan Alaudin dan Ap. Pettarani Kota Makassar. Perbuatan itu  mengakibatkan kebakaran seluruh bangunan pos tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Nama Ivar Jenner Mencuat di Bursa Transfer BRI Super League

JCCNetwork.id- Semakin banyak pemain keturunan yang memilih melanjutkan karier di BRI Super League. Gelandang muda berdarah Indonesia, Ivar Jenner, berpotensi menjadi nama terbaru dalam...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER