Namun, pada babak kedua, dengan masuknya Julian Alvarez membuat pergerakan Erling Haaland lebih leluasa dan akhirnya berhasil mencetak gol.
2. Empat Gelandang Penyerang Manchester City
Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel pastinya terkejut dengan formasi dadakan yang diturunkan oleh Pep Guardiola. Manchester City dengan formasi 3–2-4-1 yang mana ada empat gelanggang bertipe penyerang di belakang Erling Haaland.
Keemapat gelanggang bertipe penyerang itu yakni Mereka adalah Jack Grealish, Ilkay Guendogan, Kevin De Bruyne, dan Bernardo Silva. Kehadiran empat pemain itu pun membuat Manchester City mampu menekan sedari garis pertahanan terendah Bayern Munich.
3. Bayern Munchen Tanpa Striker Murni
Bayern Munchen tidak memiliki striker murni untuk menyeimbangi kekuatan penyerangan Manchester City. Bayern hanya bisa mengandalkan Eric Maxim Choupo-Moting sebagai striker murni.
Apalagi, Eric tengah masih dalam proses pemulihan akibat cedera lutut yang di alaminya.
Akibatnya, hanya Serge Gnabry yang menjadi titik tumpuan utama solah Bayern bermain dengan felse nine. Suatu formasi yang tidak asing dipakai Thomas Tuchel ketika menukangi Chelsea dan kalahkan Man City 1-0 di final Liga Champions 2021 dengan formasi tersebut!
Sayangnya, kali ini racikan Tuchel gagal. Ganbry kesulitan membongkar pertahanan Manchester City. Tak ayal, peluang Bayern yang didapat pun kebanyakan akhirnya berasal dari tembakan luar kotak penalti.
4. Pertahanan Manchester City
Manchester City seringkali mengalami kebobolan di Liga Champions. Akan tetapi, pada babak perempat final ini, Man City berhasil membuktikan bisa bertahan dengan maksimal.
John Stones yang sejatinya merupakan bek tengah mampu bermain baik dengan digeser agak ke depan. Jadi gelandang bertahan dan berduet dengan Rodri. Malah, Stones mampu bikin satu assist untuk golnya Haaland.
Manchester City catatkan 25 kali ball recovered, lebih banyak dari Bayern yakni 19 kali. City juga galak dengan takel lebih banyak 20 berbanding 10, serta lebih banyak memblok bola lima berbanding tiga.
Dapatkan Berita Update di Google Berita



