DPR Soroti Perubahan Desil Penerima KIP

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Perubahan kategori desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian DPR RI karena berpotensi memengaruhi akses mahasiswa dari keluarga rentan terhadap program beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data desil yang menjadi salah satu rujukan dalam penentuan penerima berbagai program perlindungan sosial. Ia mengusulkan pembentukan tim khusus untuk memastikan perubahan data tidak menyebabkan mahasiswa yang masih membutuhkan bantuan kehilangan akses terhadap dukungan pendidikan.

- Advertisement -

Menurut Selly, pembaruan DTSEN pada dasarnya merupakan langkah penting untuk membangun basis data sosial ekonomi yang lebih terintegrasi. Namun, akurasi data harus menjadi perhatian utama karena kondisi ekonomi keluarga dapat berubah dan tidak selalu dapat digambarkan secara tepat hanya berdasarkan pemutakhiran administrasi.

Ia menilai verifikasi lapangan perlu diperkuat untuk memastikan kategori desil yang tercatat dalam DTSEN sesuai dengan kondisi nyata masyarakat. Hal tersebut penting terutama bagi keluarga yang mengalami perubahan kategori secara signifikan setelah dilakukan pemutakhiran data.

Perubahan desil tersebut dikhawatirkan berdampak pada keberlanjutan sejumlah program bantuan, termasuk dukungan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

- Advertisement -

Selly menegaskan, penentuan kondisi sosial ekonomi masyarakat tidak semata-mata didasarkan pada satu indikator. Pemerintah mempertimbangkan sejumlah variabel dalam melakukan penilaian, antara lain kondisi tempat tinggal, sanitasi, sumber air, akses listrik, pendapatan, pengeluaran, kepemilikan aset, hingga kondisi anggota keluarga.

Pemutakhiran data juga melibatkan koordinasi lintas lembaga, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Karena itu, menurut Selly, diperlukan mekanisme pengaduan atau sanggah yang dapat digunakan masyarakat ketika menemukan ketidaksesuaian data. Mekanisme tersebut harus mudah diakses, tidak dipungut biaya, sederhana, transparan, serta mampu memberikan respons dalam waktu yang cepat.

DPR juga meminta adanya perlindungan sementara bagi penerima bantuan yang berada di sekitar batas perubahan kategori desil. Perlindungan tersebut diperlukan selama proses verifikasi dan pemadanan data berlangsung sehingga perubahan administratif tidak serta-merta membuat masyarakat kehilangan bantuan yang masih dibutuhkan.

Evaluasi terhadap DTSEN dinilai tidak hanya berkaitan dengan akurasi data, tetapi juga menyangkut keberlanjutan akses masyarakat terhadap program perlindungan sosial dan pendidikan.

Selly berharap pemerintah segera melakukan evaluasi serta pemadanan ulang terhadap data yang bermasalah. Dengan demikian, pembaruan basis data nasional dapat berjalan tanpa mengorbankan kelompok masyarakat yang secara ekonomi masih membutuhkan intervensi pemerintah.

Akurasi DTSEN pada akhirnya menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh kelompok yang membutuhkan. Dalam konteks KIP, ketepatan data juga diharapkan dapat menjaga kesempatan mahasiswa dari keluarga rentan untuk tetap melanjutkan pendidikan tanpa terhambat persoalan perubahan klasifikasi ekonomi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Rumah di Jakbar, 85 Personel Dikerahkan

JCCNetwork.id- Kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Taman Sari VIII Nomor 33, RT 1/RW 6, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
JPPI: Program MBG Harus Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, Petani hingga Peternak Wajib Diberdayakan
09:32
Video thumbnail
Nusron Wahid Dua Kali Tak Hadir Pemeriksaan KPK, Bakal Dijemput Paksa? Ini Kata KPK
09:14
Video thumbnail
JPPI Minta Keamanan Pangan MBG Diperketat, Evaluasi Dapur SPPG Harus Rutin #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Keamanan MBG Tak Bisa Ditawar, JPPI Minta Dapur SPPG Wajib Dievaluasi Tiap Bulan
08:53
Video thumbnail
Tong Biru Penyimpan Rp934 Juta di Kasus OTT Bupati Klaten Dipamerkan KPK
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER