JCCNetwork.id- Timnas Putri Indonesia U-17 memastikan langkah ke putaran final Piala Asia U-17 2027 setelah tampil sempurna sepanjang fase kualifikasi Grup B. Garuda Pertiwi Muda menyapu bersih seluruh pertandingan dengan tiga kemenangan dan mengakhiri persaingan sebagai pemuncak klasemen.
Indonesia mengumpulkan sembilan poin dari tiga laga. Tidak hanya meraih hasil maksimal, skuad Garuda Pertiwi Muda juga menunjukkan produktivitas tinggi dengan mencetak 10 gol dan hanya sekali kemasukan.
Perjalanan Indonesia di kualifikasi berlangsung di Bishan Stadium, Singapura. Tim asuhan pelatih tersebut langsung menunjukkan performa solid sejak pertandingan pembuka saat menghadapi Bahrain.
Dalam laga tersebut, Indonesia menang 2-0. Hasil itu menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya yang mempertemukan Garuda Pertiwi Muda dengan Arab Saudi.
Indonesia kembali meraih kemenangan ketika berhadapan dengan Arab Saudi. Dua gol pada laga perdana kemudian bertambah menjadi lima setelah Indonesia menundukkan Arab Saudi dengan skor 3-1.
Penampilan terbaik Indonesia tersaji pada pertandingan terakhir Grup B. Menghadapi Singapura, Garuda Pertiwi Muda tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-0.
Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Singapura membuat Indonesia tidak hanya mempertahankan rekor sempurna, tetapi juga memastikan posisi puncak Grup B. Dari tiga pertandingan, Indonesia mengoleksi sembilan poin dengan selisih gol yang sangat positif.
Catatan tersebut memperlihatkan konsistensi lini depan sekaligus solidnya pertahanan Indonesia. Dari total 10 gol yang dicetak, gawang Garuda Pertiwi Muda hanya satu kali bergetar selama fase kualifikasi.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut keberhasilan tersebut dengan rasa bangga. Menurut dia, penampilan para pemain menunjukkan konsistensi serta mental juara sejak laga pertama hingga pertandingan penentuan.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga dan bersyukur melihat perjuangan Timnas Putri U-17. Mereka tampil konsisten, tidak terkalahkan, dan menunjukkan mental juara sejak pertandingan pertama hingga laga terakhir,” ujar Erick Thohir dalam keterangannya.
Erick menilai keberhasilan Indonesia tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen tim. Perjuangan pemain di lapangan, peran pelatih dan ofisial, serta dukungan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.
Meski demikian, Erick mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan keberhasilan di babak kualifikasi. Menurutnya, tiket ke putaran final merupakan pencapaian penting, tetapi persaingan yang lebih berat akan dihadapi Indonesia di level Asia.
“Pujian terbesar layak diberikan kepada para pemain yang sudah bekerja keras dan berani membawa nama Indonesia. Namun, kita harus tetap rendah hati. Lolos ke putaran final adalah sebuah pencapaian penting, tetapi perjalanan berikutnya akan lebih menantang,” kata Erick Thohir.
Keberhasilan tersebut kini mengantarkan Timnas Putri Indonesia U-17 ke panggung utama Piala Asia U-17 2027 yang dijadwalkan berlangsung di China.
PSSI pun berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap tim agar persiapan menuju putaran final dapat dilakukan secara maksimal. Pembenahan dan peningkatan kualitas permainan menjadi pekerjaan berikutnya bagi Garuda Pertiwi Muda sebelum menghadapi lawan-lawan terbaik Asia.
“PSSI akan terus memberikan dukungan agar Timnas Putri U-17 dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi putaran final di Tiongkok,” tambahnya.
Kelolosan Timnas Putri U-17 sekaligus menambah catatan positif perkembangan sepak bola putri Indonesia. Prestasi tersebut hadir setelah Timnas Putri Indonesia senior sebelumnya berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup.
Dua capaian itu menjadi sinyal positif bagi pembinaan sepak bola putri nasional. Namun, bagi Garuda Pertiwi Muda, pekerjaan belum selesai. Konsistensi yang ditunjukkan selama kualifikasi harus dipertahankan ketika Indonesia memasuki persaingan yang jauh lebih ketat di putaran final Piala Asia U-17 2027.
Dengan modal sembilan poin, 10 gol, dan hanya satu kali kebobolan, Indonesia kini memiliki fondasi kuat untuk melanjutkan perjalanan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa performa sempurna di fase kualifikasi dapat diterjemahkan menjadi prestasi lebih tinggi di panggung Asia.
























