Fernando Emas: Lonjakan Harta Zita Anjani Harus Diselidiki, LHKPN Bukan Akhir dari Persoalan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak cukup hanya menerima laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Zita Anjani. Menurutnya, lonjakan kekayaan yang terjadi dalam waktu singkat harus menjadi perhatian serius dan layak ditelusuri lebih jauh oleh lembaga antirasuah.

Fernando mengatakan, publik tentu mengapresiasi kepatuhan pejabat negara dalam melaporkan harta kekayaannya. Namun, kata dia, pelaporan LHKPN tidak boleh dipahami sebagai akhir dari proses pengawasan, melainkan justru menjadi pintu masuk bagi verifikasi dan pemeriksaan apabila ditemukan kenaikan yang tidak lazim. Data yang beredar menunjukkan kekayaan Zita mengalami peningkatan signifikan dalam periode yang relatif singkat sehingga memunculkan pertanyaan publik mengenai sumber dan kewajaran pertambahan aset tersebut.

- Advertisement -

“Jangan sampai publik diarahkan pada kesimpulan bahwa karena sudah dilaporkan ke KPK maka persoalan selesai. Justru fungsi LHKPN adalah membuka ruang transparansi agar masyarakat dan aparat penegak hukum dapat mengawasi apakah ada pertambahan kekayaane yang wajar atau tidak,” kata Fernando kepada wartawan, Senin (22/6/2026).

Menurut Fernando, kenaikan harta puluhan miliar rupiah dalam hitungan bulan atau waktu yang sangat singkat merupakan sesuatu yang layak mendapat perhatian khusus. Apalagi, lanjut dia, suami Zita saat ini juga menjabat sebagai kepala daerah sehingga standar akuntabilitas dan transparansi harus lebih tinggi dibanding warga biasa.

“KPK tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Jika terdapat lonjakan aset yang menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, maka kewajiban KPK adalah melakukan klarifikasi, verifikasi, hingga penyelidikan apabila ditemukan indikasi yang mengarah pada pelanggaran hukum,” ujarnya.

- Advertisement -

Fernando menegaskan bahwa dorongan agar KPK melakukan pendalaman bukanlah bentuk tuduhan terhadap siapa pun. Sebaliknya, langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pejabat negara dan memastikan seluruh kekayaan yang dilaporkan memiliki dasar yang jelas serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini bukan soal suka atau tidak suka terhadap seseorang. Ini soal tatad kelola pemerintahan yang bersih. Kalau memang seluruh kenaikan harta berasal dari sumber yang sah, tentu hasil pemeriksaan akan menjelaskan kepada publik. Tetapi jika ada kejanggalan, negara juga wajib bertindak,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa prinsip dasar pemberantasan korupsi adalah memastikan tidak ada ruang abu-abu dalam pertumbuhan kekayaan pejabat publik. Karena itu, Fernando meminta KPK proaktif dan tidak menunggu adanya laporan pidana untuk mulai melakukan pendalaman terhadap data yang telah masuk melalui LHKPN.

“Semakin besar lonjakan kekayaan seorang pejabat, semakin besar pula kebutuhan untuk memastikan asal-usulnya. KPK harus hadir menjawab keraguan masyarakat dengan kerja investigatif yang profesional dan independen,” pungkas Fernando.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Sekolah Diperbaiki, Ekonomi Warga Ikut Bergerak? GIMIT Dorong Revitalisasi SBT Dikawal, Bukan Sekadar Diperdebatkan

JCCNetwork.id - Gerakan Intelektual Muda Indonesia Timur (GIMIT) mendorong seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan mengawal program revitalisasi sekolah di Indonesia Timur khususnya Kabupaten...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah
09:13
Video thumbnail
Prabowo Pakai Filosofi Telur dan Ayam, Bicara Masa Depan Pendidikan Berkualitas #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Mana Lebih Dulu, Telur atau Ayam? Begini Cara Prabowo Bicara soal Pendidikan Berkualitas
10:05
Video thumbnail
Indonesia Kuat Tapi Pengawasan Aparat Yang Lemah #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Indonesia Tak Lemah Yang Lemah Itu Pengawasan Aparat
07:55
Video thumbnail
Cuma Duduk Diam, Bisa Kantongi Rp20 Juta Sebulan, Kok Bisa?
06:02
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi
08:39
Video thumbnail
65 Juta Anak Muda Nganggur, Erick Thohir Siapkan 300 Ribu Kesempatan Magang
10:06
Video thumbnail
KDM Beri Alarm Ekonomi Hitam Bisa Bikin Rakyat Makin Terhimpit
09:45
Video thumbnail
Wapres Gibran Bertemu Father of Asian EV Asal Magelang, Bahas Masa Depan Mobil Listrik Indonesia
03:01
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ancaman Perpecahan, Masih Ada Kelompok Tak Suka Pancasila #shorts #trending
01:45
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ada Kelompok Tak Suka Pancasila: Ini Sumber Perpecahan
08:10
Video thumbnail
Tak Main-Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog-Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Tekankan Pemimpin Tak Cukup Pintar, Hati Harus Baik, Jangan Jadi Sumber Penderitaan #shorts
01:59
Video thumbnail
Prabowo: Orang Pintar Berhati Jahat Sangat Berbahaya, Bisa Picu Penderitaan dan Ketidakadilan
10:10
Video thumbnail
Tak Main Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan
08:21
Video thumbnail
Kapolri Gandeng Mendes, Berantas Narkoba hingga Tawuran #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Kapolri Suyudi dan Menteri Yandri Siapkan Langkah Berantas Narkoba hingga Tawuran Desa
09:58

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER