JCCNetwork.id-Seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban penusukan dan perampasan di kawasan Gedebage, Kota Bandung, pada Senin (22/6/2026) dini hari.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada tangan kanan dan kehilangan dua unit telepon genggam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Gedebage Selatan, Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage.
Korban diketahui berinisial TS (30), yang saat kejadian sedang menunggu pesanan bersama rekannya, VMBM (22), di sebuah warung kopi tidak jauh dari lokasi.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, membenarkan adanya tindak kriminal tersebut.
Menurutnya, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
“Benar, ada kejadian tersebut. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan dan pelaku masih kami buru,” kata Anton saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula dari keributan yang melibatkan dua pria di depan sebuah minimarket.
Kedua pria tersebut diduga berada dalam pengaruh minuman keras dan sempat dilerai oleh warga serta karyawan setempat.
Setelah keributan mereda, kedua pria itu diduga kembali mencari orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
Salah seorang di antaranya disebut mengambil senjata tajam dari sebuah warung sebelum mendatangi lokasi tempat korban berada.
Tak lama kemudian, terjadi cekcok yang berujung pada aksi penusukan terhadap TS. Korban mengalami luka pada lengan kanan akibat serangan tersebut.
Usai melukai korban, pelaku diduga membawa kabur dua unit ponsel milik korban dan melarikan diri ke arah Gedebage Selatan.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian membantu korban dan melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap identitas para pelaku.
Hingga kini, petugas masih mengumpulkan barang bukti serta menelusuri jejak pelaku yang terlibat dalam aksi penusukan dan perampasan tersebut.
“Kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi serta melakukan olah TKP untuk mengungkap pelaku,” ujarnya. Polisi hingga kini masih mengumpulkan alat bukti dan menelusuri identitas para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.



