Andi Amran Sulaiman Cabut Izin Pupuk Subsidi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Andi Amran Sulaiman mencabut izin distribusi pupuk subsidi menyusul laporan dugaan pelanggaran yang disampaikan mahasiswa dalam sebuah forum diskusi di Jakarta, Rabu.

Keputusan tersebut diambil secara cepat melalui sistem daring sebagai bagian dari upaya penertiban tata kelola sektor pertanian.

- Advertisement -

“Dicabut (izinnya) tadi sudah dicabut. Cuma 10 menit dicabut karena pencabutan izinnya melalui online. Terima kasih mahasiswa, inilah yang kita harapkan,” kata Mentan usai diskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia di Jakarta, Rabu.

Dalam pertemuan yang melibatkan ratusan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi, Menteri Pertanian langsung menindaklanjuti dua laporan utama, yakni dugaan peredaran bawang merah ilegal di Sumatera Utara dan kelangkaan pupuk subsidi di Nusa Tenggara Barat.

Terkait temuan di Sumatera Utara, Amran menyatakan telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak praktik ilegal tersebut.

- Advertisement -

Ia menilai peredaran bawang merah ilegal berpotensi merusak stabilitas harga dan merugikan petani.

“Nah itu ditangkap, masukkan penjara. Kapan negeri ini bisa makmur kalau ada pembiaran? Sama dengan beternak kejahatan di republik ini,” ujarnya.

Sementara itu, laporan mengenai distribusi pupuk subsidi di Nusa Tenggara Barat juga menjadi perhatian.

Kementerian Pertanian berkomitmen menelusuri rantai distribusi guna memastikan tidak terjadi penyimpangan yang berdampak pada ketersediaan pupuk bagi petani.

“Kita butuh pengkritik yang konstruktif. Bukan fitnah, tapi kritik berbasis data,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Amran menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai pengawas kebijakan publik berbasis data.

Ia menyebut masukan dari kalangan akademik menjadi bagian penting dalam memperbaiki sektor pertanian nasional.

Perwakilan mahasiswa yang hadir menyambut langkah cepat pemerintah tersebut dan berharap penindakan terhadap praktik ilegal di sektor pertanian dapat dilakukan secara konsisten.

“Saya lihat Pak Menteri langsung merespon dan berkoordinasi saat itu juga. Ini yang kami harapkan,” katanya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

IWALE Ingatkan Hari Buruh Jadi Pengingat Nasib Jurnalis di Tengah Tekanan Industri

JCCNetwork.id — Ikatan Wartawan Lintas Era (IWALE) menilai peringatan Hari Buruh Internasional tidak hanya relevan bagi sektor industri, tetapi juga menjadi momentum penting untuk...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER