Dedi Mulyadi Salurkan Bantuan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyalurkan bantuan tunai kepada para korban kecelakaan kereta api yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi korban terdampak.

Dalam kunjungannya ke fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Kota Bekasi, Dedi menyampaikan bahwa setiap korban luka yang masih dirawat menerima bantuan sebesar Rp10 juta. Kebijakan itu diambil dengan mempertimbangkan kondisi para korban yang untuk sementara waktu tidak dapat bekerja akibat menjalani masa pemulihan.

- Advertisement -

“Korban yang sakit itu kan pasti ada yang sementara berhenti kerja, kemudian ada yang dapat uang harian kemudian berhenti, karena dia harus dirawat. Sehingga saya tadi menitip ke setiap pasien masing-masing Rp10 juta, untuk seluruh pasien yang sekarang masih dirawat di seluruh Kota Bekasi di lima rumah sakit ya,” ujar KDM di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026).

Menurut Dedi, mayoritas korban merupakan pekerja harian maupun karyawan yang pendapatannya terhenti sejak insiden terjadi. Oleh karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama masa perawatan hingga mereka kembali pulih.

Selain fokus pada korban luka, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyalurkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. Setiap keluarga korban meninggal menerima bantuan sebesar Rp50 juta sebagai bentuk empati sekaligus dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.

- Advertisement -

“Yang meninggal juga saya sudah titip tadi, saya sudah sesuai dengan yang saya ucapkan ketika pagi, setiap yang meninggal itu dikasih Rp50 juta,” kata KDM.

Dedi menegaskan, bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan medis, tetapi juga untuk memastikan keberlangsungan kehidupan keluarga korban, termasuk pendidikan anak-anak mereka agar tidak terganggu akibat kondisi ekonomi yang terdampak.

Terkait kondisi korban, Dedi menyebutkan sebagian besar pasien menunjukkan perkembangan positif. Meski demikian, masih terdapat beberapa korban yang memerlukan penanganan intensif dari tim medis.

“Yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi, tapi mudah-mudahan bisa sembuh. Kalau yang lainnya sudah bisa senyum, sudah bisa saya ajak bicara,” pungkasnya.

Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan para korban serta memberikan dukungan lanjutan hingga seluruh pasien dinyatakan pulih sepenuhnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Mesin, Pesawat Delhi–Zurich Batal Lepas Landas

JCCNetwork.id-Enam penumpang pesawat rute Delhi–Zurich mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit setelah terjadi insiden kebakaran mesin yang memicu evakuasi darurat di Bandara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER