JCCNetwork.id-Duta Besar Pqrancis untuk Indonesia, Fabien Penone, memastikan kerja sama pertahanan antara Prancis dan Indonesia tetap berjalan sesuai rencana, termasuk proyek pengadaan 42 unit jet tempur Dassault Rafale.
“Kami mengembangkan kerja sama dan terus mendorong kolaborasi industri dengan pemerintah Indonesia,” kata Penone menanggapi pertanyaan tentang progres perakitan dan pengiriman tiga unit Rafale di Kedubes Prancis, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2026).
Dalam keterangannya di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta Pusat, Selasa (24/3), Penone menyampaikan bahwa proses pengembangan kerja sama dan kolaborasi industri dengan pemerintah Indonesia terus didorong, seiring progres perakitan dan pengiriman awal pesawat tempur tersebut.
Ia menegaskan bahwa sektor pertahanan dan keamanan menjadi pilar utama dalam hubungan bilateral kedua negara.
Menurutnya, Prancis dan Indonesia memiliki komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan strategis antarpemerintah di berbagai bidang yang saling menguntungkan.
Penone juga menyebut hubungan bilateral saat ini berada dalam kondisi stabil dan menunjukkan perkembangan positif, meski di tengah dinamika kawasan yang terus berubah.
“Kerja sama kita berjalan dengan baik,” ujar Penone singkat, menegaskan stabilitas hubungan bilateral yang terus berkembang di tengah dinamika kawasan.
Di luar sektor pertahanan, Prancis membuka peluang perluasan kerja sama dengan Indonesia, khususnya pada bidang sosial dan budaya. Area yang dimaksud meliputi pendidikan, seni, dan olahraga, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Kerja sama tersebut, lanjutnya, telah berjalan melalui berbagai inisiatif seperti dialog strategis antarmenteri budaya, program mobilitas akademik perguruan tinggi, serta pembinaan atlet.
Hal ini turut tercermin dari kunjungan manajemen Persib Bandung ke Kedutaan Besar Prancis.



