JCCNetwork.id- Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur arteri Surabaya–Mojokerto, tepatnya di wilayah Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (17/3/2026). Insiden ini terjadi menjelang puncak arus mudik Lebaran dan menyebabkan gangguan arus kendaraan cukup panjang di lokasi kejadian.
Peristiwa bermula ketika sebuah truk boks yang melaju dari arah Surabaya diduga kehilangan kendali saat melintas di jalur padat kendaraan. Truk tersebut kemudian menghantam dua kendaraan di depannya, masing-masing sebuah minibus dan sedan yang sedang berada di jalur putar balik.
Benturan keras tidak langsung menghentikan laju truk. Kendaraan berat itu masih bergerak hingga akhirnya berhenti setelah menabrak pohon di sisi jalan. Kondisi ini sempat memicu kepanikan pengguna jalan lain, terutama pemudik yang melintas di jalur tersebut.
Pengemudi truk, Kabul, mengungkapkan kecelakaan terjadi saat dirinya berupaya mendahului kendaraan lain di tengah kepadatan arus lalu lintas. Ia mengaku terdesak oleh banyaknya sepeda motor di sisi kiri jalan, sehingga berusaha mengambil jalur kanan. Namun, manuver tersebut justru membuat kendaraan kehilangan kendali.
Di saat bersamaan, terdapat dua mobil yang hendak berputar arah di depan truk. Karena jarak yang terlalu dekat dan kondisi kendaraan yang sudah tidak terkendali, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
“Ada mobil menyeberang antre dua, kan saya di jalur kiri terus ada sepeda motor banyak,” kata Kabul di lokasi.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini menyebabkan sejumlah korban luka. Pengemudi truk dilaporkan mengalami cedera pada bagian kaki, sementara pengemudi minibus mengalami syok dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan akibat benturan. Proses evakuasi kendaraan sempat memakan waktu dan berdampak pada kemacetan panjang di jalur utama penghubung Surabaya dan Mojokerto.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengatur arus kendaraan. Selain itu, Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo saat ini tengah melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan, khususnya pemudik, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah maupun di tengah kepadatan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.



