Bareskrim Lanjutkan Penyidikan Kasus Pandji Meski Sudah Jalani Sidang Adat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memastikan proses hukum terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait dugaan penghinaan terhadap masyarakat Toraja tetap berlanjut. Penyidik menegaskan perkara tersebut tidak berhenti meskipun yang bersangkutan telah menjalani sidang adat di kampung halaman masyarakat Toraja, Sulawesi Selatan.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman unsur pidana dalam perkara tersebut. Proses analisis dilakukan sebelum penyidik mengambil kesimpulan dalam forum gelar perkara.

- Advertisement -

“Masih kami kaji unsur-unsurnya, nanti akan disimpulkan dalam gelar perkara,” ujar Himawan kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Perkara ini telah memasuki tahap penyidikan. Penyidik Dittipidsiber sejauh ini telah memeriksa sedikitnya 14 saksi serta sembilan orang ahli guna menguatkan konstruksi hukum atas laporan yang masuk. Polisi juga membuka kemungkinan untuk meminta keterangan hakim adat Toraja apabila dinilai relevan untuk memperjelas duduk perkara.

Sementara itu, status hukum Pandji hingga kini masih sebagai saksi. Kendati demikian, penyidik tidak menutup peluang untuk kembali melayangkan panggilan pemeriksaan tambahan terhadap komedian tersebut apabila dibutuhkan dalam proses pendalaman.

- Advertisement -

“Ya nanti kan setelah, secara adat kan sudah diperiksa lagi. Nanti kemungkinan ada (Pandji) diperiksa lagi,” ucapnya.

Kasus ini mencuat setelah beredarnya materi stand up comedy yang dibawakan Pandji pada 2013 lalu dan dinilai menyinggung adat serta tradisi masyarakat Toraja. Laporan atas dugaan penghinaan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum hingga naik ke tahap penyidikan.

Sebelumnya, Pandji telah memenuhi panggilan penyidik di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada 2 Februari 2026. Dalam pemeriksaan itu, ia mengaku menerima 48 pertanyaan dari penyidik yang sebagian besar berkaitan dengan materi pertunjukan komedinya.

“Dapat panggilan untuk terkait kasus yang Toraja,” kata Pandji di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/2).

Ia juga menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan, meskipun telah menyampaikan permintaan maaf atas materi yang dipersoalkan.

“Ya tadi sebenarnya sudah sempat dikatakan ya, (laporan ini) sudah di tahap penyidikan,” tuturnya.

Di sisi lain, secara adat, Pandji telah menjalani sidang peradilan adat di Tongkonan Layuk Kaero, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, pada 10 Februari 2026. Dalam putusan adat tersebut, ia diwajibkan menyerahkan satu ekor babi dan lima ekor ayam sebagai bentuk sanksi simbolik sesuai ketentuan adat setempat.

Meski proses adat telah dilaksanakan, kepolisian menegaskan penanganan perkara pidana tetap berjalan sesuai hukum nasional. Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Rizki Agung Prakoso membenarkan bahwa laporan tersebut saat ini berada pada tahap penyidikan aktif.

“Betul penyidikan,” ucapnya.

Namun demikian, pihak kepolisian belum merinci apakah dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan status tersangka atau menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap Pandji. Penyidik menyatakan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kepada publik setelah proses internal rampung.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut relasi antara penyelesaian melalui mekanisme adat dan proses hukum formal negara. Aparat menegaskan kedua mekanisme tersebut memiliki ranah berbeda, sehingga penyelesaian adat tidak serta-merta menghentikan proses pidana yang sedang berjalan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemnaker Gelar InaSkills 2026, Siapkan Talenta Global

JCCNetwork.id- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Indonesia Skills Competition (InaSkills) 2026 pada 26–31 Oktober 2026 sebagai langkah memperkuat pembinaan talenta keterampilan nasional sekaligus mempersiapkan peserta...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Depan Prabowo, Kapolri Suyudi Beberkan 11 Korporasi Berstatus Tersangka Karhutla Kalimantan
08:09
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Hentikan Presma Unimed saat Bertanya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Momen Debat Rocky Gerung dan Presma Unimed, Pertanyaan Langsung Dihentikan: Saya Tak Izinkan
08:34
Video thumbnail
Pedas, KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Momen Prabowo Soroti Jajaran Wantimpres: Isinya Tokoh-Tokoh Nasional, Ngeri
08:08
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer
08:26
Video thumbnail
Prabowo Luruskan Soal BBM Bali, Bukan Stok Habis tapi Distribusi Terlambat #shorts #trending
00:41
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Antrean BBM di Bali Bukan Langka, tapi Distribusi Terlambat
08:02
Video thumbnail
Prabowo Dengar Langsung, Bahlil Ungkap Penyebab BBM Bali Sempat Langka
08:23
Video thumbnail
Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak hingga Dipecat #shorts #trending
01:03
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak, Pecat sampai Bersih
08:02
Video thumbnail
Pedas! KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan
09:07
Video thumbnail
Momen Dedi Mulyadi Pimpin Langsung Pelantikan Bupati Bekasi
08:32
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo: Bunga Pinjol Buat Hidup Rakyat Mengenaskan #shorts #trending
02:03
Video thumbnail
TR Buat Bapak Presiden Prabowo Banyak Rakyat Terjerat Pinjol Gegara Nganggur
06:06
Video thumbnail
Negara Asing Olok-Olok RI soal Karhutla, Begini Respons Prabowo #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
TR untuk Prabowo-Gibran Rakyat Beri Waktu 1 Tahun, Buktikan Perubahan Nyata #shorts #trending
01:09
Video thumbnail
Titipan Rakyat untuk Prabowo-Gibran, Dekat Istana Rakyat Terpaksa Pinjol Cuma untuk Makan #shorts
01:31
Video thumbnail
Negara Asing Olok-Olok RI soal Karhutla, Prabowo Sentil Balik: Perusahaan Mereka Ikut Terlibat
08:59

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER