ICC Tolak Gugatan Israel, Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang di Gaza Tetap Berlanjut

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) menolak permohonan Israel yang menggugat legalitas penyelidikan ICC atas dugaan kejahatan perang di Jalur Gaza pasca 7 Oktober 2023.

Putusan tersebut sekaligus menegaskan keberlanjutan proses hukum yang telah berjalan dalam perkara Palestina.

- Advertisement -

Dalam amar putusannya, majelis banding menguatkan keputusan majelis pra-peradilan yang sebelumnya menyatakan tidak terdapat fakta atau bukti baru yang mewajibkan jaksa ICC memulai ulang penyelidikan dari tahap awal.

Para hakim menilai bahwa penyelidikan yang berlangsung sejak Oktober 2023 masih berada dalam cakupan konflik bersenjata yang sama, mencakup wilayah yang sama, serta melibatkan pihak-pihak yang juga telah diselidiki dalam perkara Palestina sebelumnya.

“Tidak ada perubahan substansial terhadap parameter penyelidikan yang mengharuskan adanya pemberitahuan baru,” demikian bunyi putusan majelis banding ICC, seperti dikutip dari Antara, Selasa (16/12).

- Advertisement -

Israel sebelumnya berargumen bahwa eskalasi konflik setelah 7 Oktober 2023 merupakan perubahan mendasar yang memicu kewajiban hukum baru sesuai Pasal 18 Statuta Roma.

Namun, majelis banding menilai dalil tersebut tidak beralasan dan menegaskan bahwa penyelidikan yang dibuka ICC pada 2021 telah mencakup dugaan kejahatan perang sejak 13 Juni 2014 tanpa batas waktu tertentu.

Putusan banding ini sekaligus memperkokoh landasan hukum surat perintah penangkapan yang dikeluarkan ICC pada November 2024 terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

Keduanya diduga bertanggung jawab atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi di Gaza, sehingga berstatus sebagai buronan internasional.

Sejak pecahnya agresi militer Israel pada Oktober 2023, jumlah korban tewas di Gaza dilaporkan mendekati 70.700 orang, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.

Meski gencatan senjata mulai diberlakukan pada 10 Oktober, serangan militer dilaporkan masih berlangsung di sejumlah wilayah.

Di sisi lain, kondisi kemanusiaan di Gaza dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan.

Pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan oleh Israel, termasuk truk logistik, disebut melanggar ketentuan kemanusiaan yang diatur dalam kesepakatan gencatan senjata.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

LRT Fase 1B Resmi Beroperasi

JCCNetwork.id- Jaringan transportasi publik di Jakarta kini semakin terhubung setelah LRT Jakarta Fase 1B resmi beroperasi hingga Stasiun Manggarai. Kehadiran jalur baru sepanjang 6,4...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18
Video thumbnail
Di Depan DPR, Eks Pimpinan KPK Beberkan Fenomena Tujuan Para Koruptor
09:50
Video thumbnail
14 Pejabat Kemenkeu Resmi Dilantik Suahasil, Mayoritas Masuk Jajaran Ditjen Pajak
23:55
Video thumbnail
Di Depan Prabowo Kiai Hasan Gontor Tegaskan Tetap Lebih Memilih Pendidikan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Buzzer Bayaran Antek Asing, Sosmed Dibikin Ribut, Rakyat Jangan Gampang Percaya
08:20
Video thumbnail
Bikin Suasana Pecah, Zulhas Candai Cak Imin di Depan Prabowo soal Pilpres
09:27
Video thumbnail
Di Hadapan Presiden Prabowo, KH Hasan Abdullah Sahal Memilih Bicara Apa Adanya
08:14
Video thumbnail
Cerita Mentan Amran Naik Copot Manager Disaat Maba Curhat Sulit Dapat Pupuk
08:08
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08
Video thumbnail
NasDem Usul Ambang Batas 7 Persen #shorts
02:03
Video thumbnail
Para Pemberantas Korupsi Ternyata Korupsi
01:21
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

DPRD DKI Dorong Tarif LRT Terjangkau

Rupiah Melemah ke Rp17.694

Jeremejeff Siap Hadapi Java United

Ekspor Ilegal Emas Digagalkan

Karhutla Gunung Butak Meluas ke Blitar