Tambang Ilegal Ancam Ekosistem TNGHS, Pemerintah Perketat Operasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Hutan konservasi di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), yang meliputi wilayah Lebak (Banten), Bogor, dan Sukabumi (Jawa Barat), mengalami kerusakan serius.

“Berdasarkan perhitungan interin kerusakan hutan konservasi TNGHS sekitar 10 persen dari total 105.072 hektare,” kata Kepala Balai TNGHS Budi Chandra di Lebak, Kamis, mengatakan
Penyebab kerusakan tersebut akibat maraknya pertambangan emas tanpa izin (PETI) dan kerugian negara masih dalam penghitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

- Advertisement -

Balai TNGHS melaporkan sekitar 10 persen dari total 105.072 hektare kawasan hutan telah terdampak.

“Kami sangat perlu adanya tindakan penertiban kawasan hutan TNGHS agar tidak menimbulkan kerusakan lebih banyak,” tutur Budi menegaskan.
Komandan Satgas PKH Mayjen Dody Trywanto mengatakan kerusakan hutan konservasi TNGHS diperkirakan antara 10-15 persen dan yang lebih parah di wilayah Kabupaten Lebak.

“Aktivitas PETI ini harus dihentikan karena bisa merusak ekologis lingkungan hutan, juga bisa menimbulkan bencana alam,” kata dia.

- Advertisement -

Kepala Balai TNGHS, Budi Chandra, Kamis, mengatakan kerusakan tersebut dipicu oleh maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

“Kami harus bertindak tegas untuk menertibkan PETI agar kembali dipulihkan lingkungan ekologis hutan konservasi TNGHS jangan sampai rusak,” katanya.

Kerugian negara akibat aktivitas ilegal ini masih dihitung oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ia menegaskan dukungan penuh terhadap langkah penertiban yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Saya kira lubang itu bisa menjadi bom waktu potensi bencana alam di sekitar kawasan TNGHS dan dampaknya merugikan masyarakat juga ekosistem lainnya,” katanya.

Komandan Satgas PKH, Mayjen Dody Trywanto, menilai kerusakan hutan konservasi di TNGHS bahkan bisa mencapai 10–15 persen, dengan dampak paling parah terjadi di Kabupaten Lebak.

Ia menegaskan aktivitas PETI harus dihentikan karena merusak ekosistem dan meningkatkan risiko bencana alam.

Menurut Dody, aktivitas pertambangan ilegal di kawasan ini telah berlangsung sejak 1990, setelah PT Antam Cikotok berhenti beroperasi.

Direktur Penindakan Pidana Kehutanan, Rudianto Saragih Napitu, menyebut terdapat sekitar 1.400 lubang tambang ilegal di tiga kabupaten tersebut.

Lubang-lubang dengan kedalaman 20–50 meter itu membentuk jaringan menyerupai labirin sepanjang ribuan kilometer.

“Petugas Satgas PKH telah menutup hampir 400 lubang aktivitas penambangan ilegal. Kami targetkan menutup 1.400 lubang penambang ilegal dan dilakukan secara bertahap melalui operasi penertiban itu,” ungkap dia menerangkan.

Sejak akhir Oktober 2025, Satgas PKH telah menggelar tiga operasi penertiban tambang ilegal.

Hingga kini, sekitar 400 lubang telah ditutup, dan pemerintah menargetkan seluruh 1.400 lubang dapat ditertibkan secara bertahap melalui operasi lanjutan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Palangka Raya

JCCNetwork.id- Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, masih membayangi kesehatan masyarakat meskipun kondisi kabut asap mulai berangsur menghilang....
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER