JCCNetwork.id- Mantan kapten tim nasional Inggris, David Beckham, resmi dianugerahi gelar knighthood atau gelar kebangsawanan tertinggi dari Raja Charles III dalam sebuah upacara kehormatan yang berlangsung di Istana Windsor, Berkshire, Selasa (4/11). Penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi Beckham terhadap dunia sepak bola serta kontribusinya bagi masyarakat Inggris melalui berbagai kegiatan sosial.
Beckham masuk dalam Daftar Penghargaan Ulang Tahun Raja Charles pada awal tahun ini, dan kini secara resmi menerima gelar “Sir” di depan keluarga dan undangan istana. Dalam upacara tersebut, Beckham hadir didampingi sang istri Victoria Beckham, serta kedua orangtuanya, Sandra dan David Beckham Sr.
“Saya tidak bisa lebih bangga daripada ini. Semua orang tahu betapa patriotiknya saya. Saya mencintai negara saya. Saya juga selalu mengatakan betapa pentingnya monarki bagi keluarga saya,” kata pria 50 tahun ini.
Victoria Beckham, yang pernah menerima gelar OBE (Order of the British Empire) pada 2017 atas jasanya di dunia mode, turut berperan dalam momen bersejarah suaminya. Ia secara khusus merancang setelan jas yang dikenakan Beckham dalam acara tersebut.
“Raja Charles cukup terkesan dengan jas saya. Beliau ialah pria yang paling elegan yang saya kenal. Ia telah menginspirasi banyak gaya saya selama bertahun-tahun, termasuk penampilan saya kali ini. Jas ini dibuat istri saya. Saya melihat foto-foto lama Raja saat muda mengenakan morning suit dan saya berkata, ‘Oke, saya ingin mengenakan itu’. Lalu saya menyerahkannya kepada istri saya, dan ia membuatkannya,” ujar Beckham sambil tersenyum.
Beckham tercatat telah 115 kali membela tim nasional Inggris, dengan enam tahun menjabat sebagai kapten “Three Lions” sejak 2000 hingga 2006. Ia tampil di tiga Piala Dunia dan dua Kejuaraan Eropa, menjadikannya salah satu ikon sepak bola Inggris yang paling berpengaruh.
Karier profesionalnya dimulai dari akademi Manchester United pada 1992. Ia kemudian membela tim utama selama 11 tahun sebelum hijrah ke Real Madrid pada 2003 dengan nilai transfer 25 juta pound sterling (sekitar Rp 550 miliar). Setelah empat tahun di Spanyol, Beckham melanjutkan karier ke LA Galaxy (MLS), sempat dipinjamkan ke AC Milan, dan mengakhiri kariernya di Paris Saint-Germain (PSG) pada 2013.
Namun, kontribusi Beckham tidak berhenti di lapangan hijau. Ia berperan penting dalam keberhasilan London menjadi tuan rumah Olimpiade 2012, serta aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Sejak 2005, Beckham bekerja sama dengan UNICEF, dan pada 2015 mendirikan David Beckham UNICEF Fund sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap perlindungan anak-anak di seluruh dunia.
Beckham sebelumnya telah menerima gelar OBE dari Ratu Elizabeth II pada 2003. Ketika sang Ratu wafat pada 2022, Beckham menjadi sorotan publik karena rela antre selama lebih dari 12 jam untuk memberikan penghormatan terakhir di Westminster Hall.
Pada 2024, Beckham juga diangkat sebagai duta untuk The King’s Foundation, organisasi yang diprakarsai Raja Charles untuk mendukung pendidikan dan kesadaran lingkungan bagi generasi muda.
Selain kiprahnya di bidang sosial, Beckham turut aktif dalam dunia olahraga profesional sebagai pemilik saham klub League Two, Salford City, dan co-owner klub Inter Miami di Major League Soccer (MLS).
“Sungguh istimewa bisa berada di sini, merayakan, dan mendengar berbagai kisah dari orang-orang,” ujar Beckham setelah upacara.
Dengan penganugerahan gelar Sir David Beckham, mantan pemain Manchester United itu kini sejajar dengan sejumlah tokoh legendaris Inggris yang telah memberikan sumbangsih besar di bidang olahraga dan kemanusiaan sebuah pengakuan tertinggi bagi perjalanan karier dan dedikasinya selama lebih dari tiga dekade.



