JCCNetwork.id- Polemik kasus dugaan ayah biologis putri selebgram Lisa Mariana kembali mencuat setelah ia menyatakan siap melakukan tes DNA ulang di luar negeri. Lisa menegaskan langkah ini dilakukan untuk membuktikan kebenaran status anaknya, CA, yang sebelumnya dikaitkan dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK).
Dalam sebuah siniar bersama Onadio, Lisa menyampaikan tekadnya untuk mencari pembuktian baru di luar negeri setelah menolak hasil tes DNA yang telah dilakukan Mabes Polri.
“Gue akan ajukan tes DNA ulang lah,” kata Lisa Mariana dalam siniar bersama Onadio, dikutip Jumat (29/8/2025).
Lebih jauh, Lisa bahkan membuat pernyataan ekstrem terkait hasil tes mendatang.
“Kalau hasilnya sama?” tanya Onadio.
“Gue puterin tuh 2.000 kali patung Merlion,” tegas Lisa.
Lisa mengaku sudah berada pada titik kelelahan mental menghadapi kasus ini. Ia menyatakan siap menerima apabila Ridwan Kamil tetap tidak mengakui anaknya meski hasil tes ulang menunjukkan sebaliknya.
“Sebenarnya gue itu sudah di fase, ya sudah lah lu enggak mau ngakuin anak gue juga enggak apa-apa, karena gue sudah capek. Apalagi bukan cuma mental gue saja yang dimainin, keluarga gue juga. Bahkan nyokap gue sekarang kena strok sebelah kiri karena dibentak sama ajudan dia (RK),” ungkap Lisa.
Lebih lanjut, Lisa mengungkap dampak kasus ini terhadap keluarganya. Ia menyebut ibunya mengalami stroke setelah mendapat perlakuan kasar dari ajudan Ridwan Kamil.
Sementara itu, sehari sebelumnya, Kamis (28/8/2025), Ridwan Kamil kembali mendatangi kantor Bareskrim Polri di Jakarta. Kedatangan tersebut terkait pemeriksaan atas laporan dugaan fitnah yang dilayangkan dirinya terhadap Lisa Mariana, setelah hasil tes DNA yang dilakukan aparat kepolisian menyatakan ia bukan ayah biologis CA.
Kasus ini masih terus bergulir, dengan Lisa bersikeras mencari pembuktian di luar negeri dan Ridwan Kamil menempuh jalur hukum. Publik pun menanti bagaimana hasil tes DNA ulang dan perkembangan penyelidikan di Bareskrim akan memengaruhi arah kasus yang telah menyita perhatian luas ini.



