JCCNetwork.id- Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi menyatakan optimisme terhadap kinerja kepengurusan baru LPAI Jakarta. Ia menilai komposisi kepengurusan kali ini merupakan salah satu yang paling jelas dan lengkap dibandingkan wilayah lain, sehingga diyakini mampu menangani tingginya kasus kekerasan dan penelantaran anak di ibu kota.
“Ini mungkin salah satu kepengurusan yang jelas dan paling lengkap dibandingkan beberapa daerah yang lain,” kata Kak Seto, Kamis (7/8/2025).
Menurutnya, keberadaan LPAI Jakarta akan menjadi penguat bagi LPAI pusat yang selama ini turut menangani banyak kasus di wilayah DKI Jakarta. Seto menekankan, sinergi keduanya diharapkan mempercepat penanganan dan pencegahan berbagai bentuk kekerasan terhadap anak.
Penasihat LPAI Jakarta, Irjen Rinny Wowor, menegaskan komitmennya membangun lingkungan yang aman dan ramah anak. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Sekolah Rakyat, yang dinilainya dapat bersinergi dengan LPAI untuk memberikan perlindungan sejak dini.
Sementara itu, Ketua LPAI Jakarta, Kasandra Putranto, menyampaikan fokus utama lembaganya adalah pencegahan dan rehabilitasi korban. Untuk itu, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan.
Kasandra menjelaskan, kepengurusan LPAI Jakarta diisi oleh berbagai latar belakang profesional, mulai dari penasihat hukum, psikolog forensik, hingga ahli komunikasi. Keberagaman ini diyakini dapat membuat program LPAI Jakarta berjalan efektif dan tepat sasaran.







