Pasar Keuangan Tertekan: Rupiah dan IHSG Kompak Melemah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pada perdagangan Rabu siang (2/7/2025), rupiah tercatat kembali tertekan.

Menurut data Bloomberg pada pukul 12.17 WIB di pasar spot, rupiah terdepresiasi 38,5 poin atau setara 0,24 persen ke level Rp 16.238 per dolar AS. Kondisi serupa juga dialami sejumlah mata uang utama Asia.

- Advertisement -

Yen Jepang tercatat melemah 0,19 persen terhadap dolar AS, dolar Singapura turun tipis 0,02 persen, yuan China terkoreksi 0,01 persen, dan ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam yakni 0,31 persen. Sementara dolar Hong Kong bergerak stabil tanpa perubahan berarti.
Tekanan di pasar keuangan domestik tak hanya terasa pada kurs rupiah.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) juga bergerak di zona merah pada akhir sesi pertama hari ini. IHSG ditutup melemah 0,91 persen atau turun 62,64 poin ke posisi 6.852,7. Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG berada di rentang 6.844 hingga 6.905.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 14,7 miliar saham. Total nilai transaksi terhimpun sebesar Rp 5,88 triliun dari 634.978 kali transaksi di Bursa Efek Indonesia.

- Advertisement -

Pelaku pasar masih mencermati sentimen global, terutama arah kebijakan moneter Amerika Serikat yang berpengaruh besar terhadap arus modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Hari Bhayangkara ke-80, Polri Ajak Masyarakat Nobar Gratis

JCCNetwork.id- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan pembukaan Piala Dunia 2026 secara serentak di berbagai daerah di Indonesia pada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER