Tiongkok Kerahkan Dua Tahap Penertiban AI

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Tiongkok mengambil langkah tegas dalam menghadapi penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan kampanye berskala nasional yang akan digelar dalam dua fase. Upaya ini diumumkan melalui surat edaran resmi yang dirilis oleh Kantor Komisi Urusan Ruang Siber Pusat pada Rabu (30/4/2025).

Pada fase pertama, otoritas akan memfokuskan perhatian pada penertiban sumber-sumber AI yang beroperasi tanpa izin resmi.

- Advertisement -

Termasuk di dalamnya adalah penghapusan aplikasi-aplikasi AI ilegal serta pengetatan pengawasan terhadap konten yang diproduksi oleh sistem AI dan teknologi sejenis. Selain itu, pemerintah juga mendorong platform digital untuk memperkuat sistem pendeteksian dan verifikasi atas potensi pelanggaran.

Sementara itu, fase kedua dari kampanye akan menyasar secara khusus penyalahgunaan AI dalam penyebaran hoaks, penciptaan rumor, penyebaran konten bermuatan asusila, aksi peniruan identitas, hingga praktik perundungan dan provokasi di ruang maya. Pemerintah juga akan memprioritaskan penghapusan konten yang dikategorikan sebagai ilegal dan membahayakan publik.

Lebih lanjut, dalam surat edaran yang sama disebutkan bahwa sanksi akan diberlakukan kepada akun-akun yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk terhadap jaringan organisasi konten multisaluran serta platform-platform digital yang terlibat.

- Advertisement -

Langkah ini mempertegas komitmen Tiongkok dalam menata ruang digitalnya agar tetap berada dalam koridor hukum dan etika, seiring pesatnya perkembangan teknologi AI di berbagai sektor.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER