JCCNetwork.id- Lonjakan arus balik Lebaran masih terus terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Hingga H+6 Lebaran atau Senin (7/4) dini hari, aktivitas pemudik yang hendak kembali ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak, Banten, tercatat meningkat signifikan.
Data resmi dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni mencatat sebanyak 162.888 penumpang melakukan penyeberangan dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Sementara itu, jumlah kendaraan yang menyeberang mencapai 42.189 unit.
Kepadatan penumpang dan kendaraan terlihat sejak Minggu malam hingga Senin dini hari. Area kantong parkir dermaga dipenuhi kendaraan pribadi, bus, dan truk yang mengantre untuk menyeberang. Situasi ini memaksa petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan personel ASDP bekerja ekstra keras mengatur lalu lintas di dalam pelabuhan guna mencegah kemacetan total.
Tidak hanya pengguna kendaraan, arus penumpang pejalan kaki juga terpantau masih tinggi. Banyak pemudik memilih kembali pada malam hari demi menghindari kepadatan yang kerap terjadi pada siang hari. Salah satunya adalah Nurkholis, seorang pemudik asal Bandar Lampung, yang mengaku sengaja memilih jadwal malam.
“Sengaja biar gak macet-macetan di jalan sama di pelabuhan, soalnya saya melihat berita dan di sosial media kemarin di pelabuhan macet parah,” kata dia.
Menanggapi situasi tersebut, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syamsudin, menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengantisipasi lonjakan arus balik. Salah satu langkah yang diterapkan adalah sistem penundaan (delay system) dan skrining tiket untuk menghindari penumpukan kendaraan di dalam area pelabuhan.
“Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pemudik di area pelabuhan,” ucapnya.
Menurutnya, lonjakan ini sudah diprediksi sebagai bagian dari puncak arus balik gelombang kedua setelah Idulfitri. Meski demikian, ia memastikan pelayanan tetap optimal dan seluruh armada kapal yang disiapkan dalam kondisi siap beroperasi.
Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu titik vital dalam arus transportasi penyeberangan nasional, khususnya saat periode libur panjang dan hari raya. Dengan volume kendaraan dan penumpang yang terus meningkat, koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama kelancaran proses penyeberangan.
Pihak ASDP juga mengimbau para pemudik agar merencanakan perjalanan secara matang, memanfaatkan jalur informasi digital terkait kondisi pelabuhan, serta memastikan tiket penyeberangan telah dibeli sebelum tiba di lokasi.
Situasi di Pelabuhan Bakauheni terpantau ramai lancar, meskipun dengan tingkat kepadatan tinggi. Petugas di lapangan terus bersiaga selama 24 jam untuk memastikan arus balik berjalan tertib dan aman.



