Sindikat Pengoplos Gas Elpiji Subsidi Raup Rp518 Juta

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Satreskrim Polres Metro Bekasi berhasil membongkar sindikat pengoplosan gas elpiji subsidi di Kabupaten Bekasi. Sindikat ini diduga melakukan praktik ilegal dengan memindahkan isi tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) subsidi ke dalam tabung portable berukuran 230 dan 235 gram untuk dijual secara bebas di pasaran.

“Kami akan menyampaikan rilis kasus tindak pidana Migas dan Perlindungan Konsumen. Memindahkan isi gas elpiji 3 Kg subsidi ke kaleng gas portable bekas 230 gram dan 235 gram untuk dijual ke masyarakat umum,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi A.B di Polres Metro Bekasi, Kamis (5/9/2024).

- Advertisement -

Kasus ini terbongkar berkat laporan dari Bhabinkamtibmas yang mencurigai aktivitas di sebuah tempat tinggal di wilayah Tambun Selatan. Satreskrim Polres Metro Bekasi yang tengah menelusuri penyebab kelangkaan tabung gas elpiji di wilayah tersebut segera bergerak untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kebetulan, saat itu Satreskrim juga sedang menelusuri kelangkaan tabung gas di wilayah Tambun sehingga menemukan lah kasus ini,” ucapnya.

Pada Rabu (28/8/2024) pukul 19.00 WIB, tim Satreskrim melakukan operasi di Perumahan Bekasi Timur Permai, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, dan berhasil menangkap empat tersangka. Para pelaku yang ditangkap adalah GAG selaku pemilik, YM, I, dan SH yang berperan sebagai operator penyuntikan gas.

- Advertisement -

“Tersangka YM diamankan saat hendak mendistribusikan kaleng-kaleng kecil yang sudah diisi dengan gas subsidi tadi. Diamankan di jalan. Kami lakukan pengembangan dan didapatlah lokasi pengerjaan gas subsidi tadi ke kaleng-kaleng yang kecil di Kelurahan Aren Jaya Bekasi Timur Kota Bekasi,” ucapnya.

Sindikat pengoplosan gas ini telah beroperasi sejak Desember 2023. Setiap harinya, mereka mampu memindahkan isi dari 200 tabung elpiji subsidi ke dalam tabung portable.

“Mulai dari Desember 2023 sampai kemarin kita ungkap perkaranya Agustus 2024. Dalam satu hari pelaku ini bisa menjual tabung gas portable sebanyak 200 tabung. Dijual melalui e-commerce Shopee. Akunnya @bbgundaloutdoor. Dijual di online shop tersebut seharga Rp10 ribu per kaleng,” jelas Tama.

“Kalau yang per kaleng ini, yang asli ya harganya Rp24 ribu satu kaleng, tapi pelaku jualnya Rp10 ribu. Jauh lebih murah, tapi kan merugikan masyarakat. Keuntungannya untuk kebutuhan pribadi, untuk modal juga, mutar modal,” imbuhnya.

Selama 8 bulan beroperasi, sindikat ini telah meraup keuntungan sebesar Rp518 juta.

Praktik ini tidak hanya merugikan masyarakat kecil yang bergantung pada gas elpiji subsidi, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna gas portable hasil oplosan.

Keempat tersangka kini harus menghadapi ancaman hukuman berat. Mereka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Cipta Kerja juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp60 miliar.

“Ancaman paling lama 6 tahun dan denda Rp 60 miliar,” ujarnya.

Polres Metro Bekasi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli produk gas elpiji dan tidak tergiur dengan harga murah yang tidak masuk akal. Keamanan dan kualitas gas yang digunakan sangat penting untuk menghindari risiko kebakaran atau ledakan yang bisa terjadi akibat gas oplosan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Herman Khaeron Soroti Dugaan Penyadapan Prabowo

JCCNetwork.id – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, meminta kepolisian mengusut tuntas dugaan penyadapan terhadap sejumlah tokoh politik, termasuk Presiden Prabowo Subianto.Ia menegaskan, penyadapan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER