Diduga Kecolongan Lagi Indomie Picu Kanker, Saatnya Bubarkan BPOM

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Direktur Political and Poblic Policy Studies (P3S), Jerry Massie, mendesak Presiden Joko Widodo segera membubarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ia menilai BPOM seperti tak ada kerjaannya, mengingat beredar Indomie Rasa Ayam Spesial yang diduga mengandung zat pemicu kanker.

Padahal, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi Badan POM RI, untuk bekerja menjaga, terutama mencegah beredarnya makanan berbahaya di tengah masyarakat.

- Advertisement -

“Saya kira selama ini BPOM kita gak ada kerjaan sebaiknya ditutup saja lembaga ini,” kata Jerry Massie kepada JCCNetwork.id, Jumat (28/4/2023).

Bahkan merujuk kasus-kasus sebelumnya bukan hanya soal makanan saja. Namun soal obat sirup yang memicu Gagal Ginjal Akut (GGA) juga BPOM teledor.

“Bahkan sampai makanan expired pun tak diperhatikan. Contohnya roti, makanan ini kalau di Amerika jangka waktunya hanya 5-7 hari. Tapi di Indonesia sampai setahun,” ucapnya.

- Advertisement -

Tambahan informasi, Departemen Kesehatan Pemerintah Kota Taipei mengumumkan telah mendeteksi zat pemicu kanker pada dua merek mie instan. Satu dari Malaysia, satu lagi dari Indonesia, yaitu Indomie Rasa Ayam Spesial.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DPRD DKI Dorong Tarif LRT Terjangkau

JCCNetwork.id- Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai memiliki tarif...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Berantas Balpres, Bea Cukai Ungkap Aksi Kucing-Kucingan Terus TerjadiKarna Permintaan Masih Tinggi
11:30
Video thumbnail
Mentan Amran Sentil Pengamat Nyinyir soal Beras Impor Ilegal: Ini Musuh Negara
07:55
Video thumbnail
Suahasil Laporkan Utang BLBI Tuntas kepada Prabowo
09:08
Video thumbnail
Eks Pimpinan KPK Sentil Penegak Hukum, Jangan Sembarangan Rampas Aset karena Malas Lacak Bukti
08:32
Video thumbnail
Sivitas UIN Sunan Ampel Ungkap Masalah Tata Kelola Fakultas di DPR
09:11
Video thumbnail
Mentan Amran Bereaksi Keras, Sebut 115 Juta Petani Dirugikan Karna Beras Impor Ilegal!
08:06
Video thumbnail
Detik Detik Hakim MK Tegur Denny Indrayana Saat Sidang Gugatan Ijazah Gibran
08:40
Video thumbnail
Waspada Celah RUU Perampasan Aset, Advokat Ingatkan Potensi Jadi Alat Pemerasan
09:01
Video thumbnail
JARI’98 Desak Polri Tangkap Pelaku Pembubaran Ibadah #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Detik-Detik Denny Indrayana Cs Persoalkan Syarat Pendidikan Gibran di MK
13:55
Video thumbnail
Aturan Dapur MBG Diubah, Kepala SPPG Tak Boleh Lagi Absen Saat Masak
09:25
Video thumbnail
Buka bukaan di DPR! Kejawen Maneges Minta Kepercayaan Tak Dianaktirikan
09:15
Video thumbnail
Hakim MK Sentil Mantan Pejabat Kemenhub soal Pesawat Delay Bisa Telepon Itukan Bapak
08:55
Video thumbnail
Hakim MK Kekhawatiran soal Diskresi Penyidik ​​di KUHAP Baru dan RUU Perampasan Aset Disinggung
10:37
Video thumbnail
Kocak, Maba UMRI Tolak Promosi Anak Mentan Amran, Malah Dipuji Lolos Uji
09:04
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER