Semuel Tunjukkan Integritas, Budi Arie Tetap di Tempat, Kepemimpinan Tanggung Jawab Vs Cuek Bebek?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, telah resmi mengundurkan diri setelah insiden serangan siber yang melumpuhkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya. Langkah ini diambil Semuel sebagai bentuk tanggung jawab moral atas insiden yang mengganggu berbagai layanan publik dan memicu kekhawatiran luas di kalangan masyarakat.

Pengamat kebijakan publik, Riko Noviantoro, menilai keputusan Semuel untuk mundur adalah langkah yang patut dihormati dan dijadikan teladan. “Kasus peretasan PDNS yang berdampak pada ekonomi, keamanan, dan politik negara telah disikapi dengan luar biasa oleh Dirjen Aplikasi Informatika. Keputusan untuk mengundurkan diri adalah sikap pejabat yang patut dihormati dan membanggakan,” ujar Riko kepada JCCNetwork, Kamis (4/7/2024).

- Advertisement -

Namun, tidak semua pihak merasa puas dengan tanggapan dari Kementerian Kominfo. Riko Noviantoro menyoroti bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, seharusnya juga mengambil langkah serupa dengan Semuel.

Menurut Riko, sebagai pemimpin tertinggi di Kominfo, Budi Arie seharusnya mengambil langkah lebih proaktif dan menunjukkan tanggung jawab atas insiden yang mengganggu kepercayaan publik terhadap keamanan data nasional.

“Sepatutnya menteri memikul tanggung jawab penuh atas kejadian ini dan turut melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Semuel. Namun, sikap berani itu tampaknya tidak muncul pada diri Budi Arie,” tegas Riko Noviantoro.

- Advertisement -

Serangan siber yang menimpa PDNS 2 pada akhir Juni telah mengakibatkan gangguan besar pada layanan publik, terutama layanan keimigrasian. PDNS 2, yang menjadi tulang punggung bagi banyak instansi pemerintah, terkena serangan ransomware dari kelompok yang dikenal sebagai Brain Cipher. Serangan ini membuat data penting dienkripsi dan tidak bisa diakses tanpa kode khusus yang akhirnya diberikan oleh kelompok peretas pada Rabu (3/7).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dharma Jaya Tambah Stok Sapi Antisipasi Krisis Global

JCCNetwork.id- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi gangguan pasokan bahan baku pangan, khususnya daging sapi impor, yang dipengaruhi dinamika...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER