JCCNetwork.id- Ketua Umum DPN Vox Point Indonesia, Yohanes Handojo Budhisedjati, menyoroti kompleksitas dalam memberikan izin kepada organisasi masyarakat (ormas) untuk mengelola tambang yang tengah digaungkan oleh pemerintah saat ini.
Meskipun dalam pidato Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia sering kali menunjukkan itikad baik, realitas kompleksitas masalah pertambangan tetap menjadi fokus perdebatan di ruang publik.
“Saya berkali kali saya mendengarkan pidato pak bahlil ada itikad baik di situ namun kita melihat bahwa masalah pertambangan itu adalah masalah kompleks,” kata Yohanes dalam Podcast JCCNetwork.
Menurut Yohanes, pertanyaan muncul tentang apakah orang-orang yang menerima izin tersebut memiliki kompetensi yang memadai untuk menghadapi tantangan yang kompleks ini? Mengingat, masalah pertambangan bukan hanya soal teknis, tetapi juga terkait dengan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang besar.
Meskipun demikian pihak yang kontra juga harus tetap menghargai ormas yang mendukung proyek tersebut lantaran mereka memiliki alasan tersendiri. Hal ini juga untuk menjaga keseimbangan sesama anak bangsa dalam mengawal dan ikut berkontribusi bagi negara.
“Selalu ada yang mengatakan bahwa oh ini ada jebakan Batman. Tapi yang tidak setuju tolong hargai ormas yang setuju. Jangan kemudian tidak menghargai, lalu menghantam pemerintah,” tandasnya.



