JCCNetwork.id – Menurut Institut Kesehatan Nasional, faktor-faktor yang meningkatkan risiko depresi pada wanita yaitu reproduksi, genetik, atau faktor biologi lainnya, faktor interpersonal, karakteristik psikologis dan kepribadian tertentu.
Selain itu, perempuan yang bekerja dan juga membesarkan anak-anaknya serta wanita yang single parents menderita stres lebih banyak yang dapat memicu gejala depresi.
Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko depresi pada wanita meliputi:
1. Riwayat keluarga dengan gangguan mood
2. Riwayat gangguan mood pada tahun-tahun awal reproduksi
3. Kehilangan orangtua sebelum usia 10 tahun
4. Kehilangan sistem dukungan sosial atau ancaman seperti kerugian
5. Stres psikologis dan sosial yang berkelanjutan, seperti kehilangan pekerjaan, stres hubungan, pemisahan atau perceraian
6. Pelecehan fisik atau seksual sebagai seorang anak
7. Penggunaan obat-obatan tertentu
Perempuan juga bisa mendapatkan depresi postpartum setelah kelahiran bayi. Beberapa orang mengalami gangguan afektif musiman di musim dingin. Depresi merupakan salah satu bagian dari gangguan bipolar.
Dapatkan Berita Update di Google Berita



