Inovasi KLHK untuk Masyarakat Peduli Lingkungan dan Ekonomi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Jakarta, 19 Maret 2024 – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHLK) telah sukses menggelar Pasar RHL, sebuah event yang menawarkan hasil pertanian agroforestri dari kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan.

Direktur Jendera Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) KLHK, Dyah Murtiningsih, menjelaskan bahwa acara ini bukan sekadar ajang dagang, tetapi juga sebuah kampanye untuk mendorong masyarakat aktif dalam pelestarian lingkungan.

- Advertisement -

Menampilkan beragam hasil panen dari buah-buahan hingga rempah-rempahan, Pasar RHL menawarkan produk-produk berkualitas dari berbagai wilayah di Indonesia.

Salah satu contohnya adalah berasal dari Kebun Bibit Rakyat (KBR) di wilayah BPDAS Pemali Jratun, yang telah berhasil menghasilkan buah dan kayu berkualitas tinggi.

Melalui program RHL, KLHK telah berhasil merehabilitasi lahan seluas 1,9 juta hektar dalam kurun waktu 2015-2023.

- Advertisement -

Salah satu strategi yang berhasil diterapkan adalah skema agroforestri, yang memberikan peluang bagi petani sekitar hutan untuk menanam berbagai jenis tanaman produktif secara berkelanjutan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, menegaskan bahwa keberadaan Pasar RHL membuktikan bahwa menanam pohon bukan hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Dengan demikian, Pasar RHL tidak hanya menjadi ajang bisnis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terlibat dalam gerakan pelestarian alam.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Usai Diperiksa, Roy Suryo dan Tifa Jalani Rawat Inap

JCCNetwork.id-Roy Suryo dan Dokter Tifa menjalani perawatan inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan pada Jumat (19/6/2026) malam. Keduanya...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER