Setelah Buron Pelaku Pemerkosaan Turis Spanyol di India Berhasil dibekuk Polisi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Peristiwa tragis melanda perjalanan seorang turis Spanyol-Brasil saat berlibur di India. Pada Jumat, 1 Maret 2024, di tengah perjalanan motornya menuju Nepal, ia dan suaminya dikejutkan oleh serangan brutal dari tujuh pria India di Distrik Dumki, Jharkhand. Dalam pengalaman mengerikan itu, mereka tidak hanya menjadi korban pemerkosaan massal, tetapi juga diserang dan dirampok.

Pasangan ini, yang telah mengunjungi berbagai negara Asia dengan sepeda motornya, termasuk India beberapa bulan sebelumnya, menemukan diri mereka dalam situasi mengerikan di India Timur. Mereka, yang sebelumnya menikmati keindahan Taj Mahal, sekarang menjadi berita utama setelah pengakuan pahit mereka dibagikan di media sosial.

- Advertisement -

Kini, berkat gerak cepat polisi India, tujuh tersangka pemerkosaan telah ditangkap. Empat tersangka pertama ditangkap pada Sabtu, (02/03) sementara empat lainnya ditangkap pada Selasa, (05/03). Dalam upaya penangkapan mereka, korban F secara proaktif berbagi foto tersangka yang masih buron di media sosialnya.

Korban dan suaminya, yang menerima luka-luka serius, akhirnya mendapat perawatan setelah mereka dihentikan oleh sebuah mobil patroli. Meskipun tawaran bantuan psikologis dari kedutaan Spanyol, mereka memilih untuk tetap di bawah perawatan medis darurat India.

Kasus ini telah menyulut kembali perdebatan tentang kekerasan seksual yang merajalela di India. Data kejahatan resmi mencatat 86 pemerkosaan per hari pada tahun 2022, dengan negara bagian Rajasthan, Uttar Pradesh, dan Madhya Pradesh mencatatkan tingkat kejahatan tertinggi.

- Advertisement -

Meskipun langkah-langkah penegakan hukum telah diambil, statistik menunjukkan bahwa masih ada banyak kasus pemerkosaan yang tidak diusut tuntas di India. Hanya sekitar 85 persen dari mereka yang dijadikan terdakwa, dan dari itu, hanya 27 persen yang dijatuhi vonis. Ini menyoroti perlunya tindakan lebih lanjut untuk melindungi perempuan dari kekerasan seksual di negara tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kasus DBD di Pamekasan Meningkat, Dinkes Perkuat Upaya Pencegahan

JCCNetwork.id- Kasus Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Pamekasan menunjukkan tren yang perlu diwaspadai. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat sebanyak 185 warga terkonfirmasi terinfeksi penyakit...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER